Mataram (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram merencanakan revitalisasi secara menyeluruh Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Selagalas di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya. Revitalisasi tersebut ditargetkan dilaksanakan pada 2027 dengan postur anggaran sekitar Rp5 miliar.
Langkah tersebut dilakukan menyusul kondisi RTH Selagalas yang mulai tidak terawat. Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan dan tidak berfungsi optimal sehingga berdampak terhadap minimnya tingkat kunjungan masyarakat.
Selain kondisi fasilitas, RTH Selagalas juga mendapat keluhan dari pengunjung terkait ketersediaan air dan aliran listrik yang saat ini tidak tersedia.
Kepala DLH Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, pemerintah kota telah meminta DLH menyiapkan rencana revitalisasi secara menyeluruh terhadap RTH Selagalas.
“Jadi Pak Wali dan Pak Sekda minta itu direncanakan untuk direvitalisasi. Kemungkinan pada 2027 kita akan revitalisasi RTH Selagalas,” ujarnya, Selasa (8/9).
Menurut Nizar, penghentian sementara aliran air dan listrik di kawasan tersebut memang dilakukan karena pemerintah berencana melakukan pembenahan secara keseluruhan. Hal itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan revitalisasi RTH Selagalas.
“Memang keluhan masyarakat terkait ketersediaan air dan listrik itu ada. Banyak yang mandek karena memang sengaja kami hentikan. Tujuannya karena pemerintah akan melakukan perbaikan secara keseluruhan,” jelasnya.
Nizar menyebutkan, RTH Selagalas telah dibangun sekitar 15 tahun lalu dan sejak saat itu belum pernah mendapatkan perbaikan atau pemugaran secara menyeluruh. Karena itu, revitalisasi dinilai sudah menjadi kebutuhan.
“RTH Selagalas sudah lama sekali, sekitar 15 tahun lalu dibangun. Jadi sudah saatnya diperbaiki,” katanya.
Revitalisasi yang direncanakan pada 2027 tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar. DLH akan melakukan penataan secara menyeluruh dengan tetap mempertahankan fungsi utama kawasan sebagai ruang terbuka hijau.
Nizar mengatakan, konsep revitalisasi nantinya tidak hanya berfokus pada pembenahan fasilitas yang rusak, tetapi juga penambahan sarana pendukung bagi masyarakat. Di antaranya fasilitas bermain, ruang pertunjukan, serta fasilitas lainnya yang dapat meningkatkan daya tarik RTH Selagalas.
“Konsepnya tetap mengedepankan unsur RTH. Nanti akan ditambah fasilitas bermain, pertunjukan, dan fasilitas lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kondisi RTH lainnya di Kota Mataram, Nizar memastikan persoalan serupa tidak terjadi secara umum. Salah satunya RTH Pagutan yang menurut dia masih memiliki fasilitas air yang berjalan normal.
“Kalau masalah air di RTH lain tidak ada. Di RTH Selagalas, airnya tidak menggunakan sumur bor, tetapi masih menggunakan PDAM sehingga sementara dihentikan,” pungkasnya. (pan)



