BerandaNTBUnram Kukuhkan Enam Guru Besar, Dorong Penguatan Peran Akademisi untuk Masyarakat

Unram Kukuhkan Enam Guru Besar, Dorong Penguatan Peran Akademisi untuk Masyarakat

Mataram (Suara NTB) Universitas Mataram (Unram) kembali mengukuhkan enam Guru Besar Tetap di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram, Kamis (10/9/2026). Pengukuhan ini memperkuat kapasitas akademik Unram di berbagai bidang keilmuan.

Enam Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang keilmuan, yaitu: Prof. Dr. Ir. I Gst. Made Kusnarta, M.APP.Sc. — Fakultas Pertanian, bidang Konservasi Tanah dan Reklamasi. Prof. Dr. Ir. Muhamad Siddik, M.S. — Fakultas Pertanian, bidang Ekonomi Pertanian. Prof. Dr. Muaidy Yasin, M.S. — Fakultas Ekonomi dan Bisnis, bidang Ekonomi Islam.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Misbahuddin, S.T., M.T., IPU — Fakultas Teknik, bidang Teknik Elektro, ranting ilmu Teknik Komputer. Prof. Dr. H. Kaharudin, S.H., M.H. — Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, bidang Administrasi Negara. Dan, Prof. drh. Made Sriasih, M.Agr.Sc., Ph.D. — Fakultas Peternakan, bidang Sains Veteriner.

Dalam sambutannya, Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Guru Besar bukanlah garis akhir dari perjalanan akademik. Justru sebaliknya, ini adalah awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar,” ujarnya.

Rektor Unram, Prof. Sukardi (berdiri). (Suara NTB/ist)

Rektor juga mendorong para Guru Besar untuk berperan sebagai mentor bagi dosen dan akademisi muda agar ilmu dan pengalaman yang dimiliki dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, Guru Besar perlu membangun ekosistem akademik yang memungkinkan dosen muda berkembang melalui penelitian, publikasi, jejaring, dan kolaborasi.

“Seorang Guru Besar yang hebat bukan yang membuat dirinya semakin sulit digantikan, tetapi yang membuat institusinya semakin kuat meskipun suatu hari dirinya tidak lagi berada di sana,” katanya.

Selain di lingkungan akademik, Rektor menekankan pentingnya kehadiran Guru Besar di ruang publik untuk menghadirkan penjelasan berbasis ilmu pengetahuan dan membantu masyarakat memahami berbagai persoalan. Hal ini sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, terutama dalam penguatan kapasitas pendidikan dan pengembangan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pengukuhan enam Guru Besar ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik Unram sekaligus mendorong kontribusi perguruan tinggi melalui ilmu pengetahuan, pembinaan generasi akademisi, dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat. (ron/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO