BerandaNTBDOMPUPasaka Agri Fokus Bidik Bisnis Baru

Pasaka Agri Fokus Bidik Bisnis Baru


Dompu (Suara NTB) – Manajemen baru PT Pasaka Agri Dompu langsung memasang target menata dan menyehatkan perusahaan sebelum melebarkan sayap ke berbagai sektor usaha. Pengembangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Manggelewa menjadi pijakan awal untuk membangun bisnis perusahaan daerah tersebut. Selain itu, perusahaan plat merah ini juga fokus membidik bisnis baru.


Direktur Utama PT Pasaka Agri Dompu, Anshori, SE., mengatakan, saat ini perusahaan yang bertanggungjawab mengelola usaha milik Perusda Kapoda Rawi Dompu tersebut, baru memiliki satu bidang usaha, yakni SPBU Manggelewa.


Untuk memaksimalkan pengelolaan usaha tersebut, manajemen PT Pasaka Agri Dompu akan berkantor di area SPBU Manggelewa. Langkah ini sekaligus untuk melihat langsung potensi pengembangan usaha di kawasan tersebut.


Menurut Anshori, area SPBU Manggelewa cukup luas dan memungkinkan dikembangkan untuk usaha pendukung lainnya, seperti minimarket maupun bisnis lain yang berkaitan dengan aktivitas SPBU.


Namun, pengembangan usaha baru tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Manajemen akan memastikan terlebih dahulu SPBU Manggelewa dapat dikelola secara baik dan memberikan hasil positif. Kinerja tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan Pemda Dompu sebagai pemegang saham utama maupun calon mitra usaha.


“Pengembangan SPBU Manggelewa menjadi langkah awal bagi PT Pasaka Agri Dompu dalam mengembangkan usaha di bidang lain. Makanya kami harus tunjukkan kinerja dalam mengembangkan usaha SPBU ini,” jelasnya.


Anshori menegaskan, orientasi utama PT Pasaka Agri Dompu adalah bisnis dan menghasilkan dividen bagi daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, sebagai perusahaan milik daerah, pihaknya juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung pengembangan masyarakat.


“Perusahaan daerah tentu memiliki tanggung jawab sosial. Tapi itu bisa kita lakukan apabila usaha yang dijalankan tumbuh dengan baik,” katanya.


Di sisi lain, manajemen baru juga akan menelusuri kondisi perusahaan sebelum mereka dilantik. Anshori menyebut, pengelolaan Perusda Kapoda Rawi Dompu hingga Desember 2025 telah diaudit Kantor Akuntan Publik (KAP). Sementara, manajemen PT Pasaka Agri Dompu baru dilantik Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE., pada 9 September 2026.


Untuk memberikan batas yang jelas terkait tanggung jawab manajemen lama dan baru, Bupati telah memerintahkan Inspektorat melakukan audit lebih mendalam terhadap periode Januari hingga sebelum pelantikan manajemen baru.


“Ini juga yang akan kita support, sehingga tanggungjawab kita ke depan lebih jelas,” terangnya.
Anshori melihat peluang pengembangan bisnis PT Pasaka Agri Dompu cukup besar. Sejumlah aset dan potensi usaha yang telah dibangun Pemda Dompu dapat dikembangkan menjadi sumber bisnis baru perusahaan.


Peluang tersebut antara lain sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, industri dan perdagangan hingga konstruksi. Namun, seluruh rencana itu akan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dan hasil evaluasi terhadap usaha yang sedang berjalan.


“Semua itu akan sangat bergantung bagaimana kita mengelola SPBU, karena ini menjadi pijakan awal bagi kita untuk melangkah ke bisnis lain,” ujarnya.


Manajemen baru juga akan menyusun rencana bisnis lima tahun yang mulai dijalankan pada 2027. Evaluasi terhadap berbagai usaha yang telah dilakukan manajemen sebelumnya akan menjadi bagian dari penyusunan rencana tersebut.


Usaha yang dinilai menguntungkan akan dilanjutkan dan dikembangkan, sementara kegiatan yang merugikan akan dievaluasi.


“Kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari berbagai pihak untuk kemajuan usaha PT Pasaka Agri Dompu. Selama itu positif, akan kami pertimbangkan untuk dilakukan,” tandasnya.(ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO