BerandaNTBKOTA BIMADikira Sedang Duduk, Seorang Lansia Ternyata Telah Meninggal

Dikira Sedang Duduk, Seorang Lansia Ternyata Telah Meninggal


Kota Bima (Suara NTB) – Seorang lansia ditemukan tak bernyawa di pinggir Sungai Bedi, Lingkungan Bedi, Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Minggu (13/9) malam. Sebelumnya, korban sempat terlihat terbaring di lokasi, tetapi kondisinya tidak dicurigai karena dikenal biasa duduk di tempat tersebut.


Korban diketahui bernama Sueb Muhammad (63) karyawan swasta asal Desa Sembuluh 2, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Korban diketahui tengah merantau dan tinggal sementara di wilayah Kota Bima.


Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., mengatakan korban pertama kali ditemukan cucunya, Amar Musafar, setelah keluarga mencarinya karena belum pulang ke rumah.


“Penemuan korban pertama kali diketahui oleh cucunya,Amar Musafar warga Kelurahan Manggemaci,” ujarnya pada Senin (14/9).


Sekitar pukul 19.40 WITA, Amar menunggu korban yang biasanya pulang ke rumah. Hingga sekitar pukul 19.50 WITA, korban belum juga kembali. Amar kemudian mencarinya ke lokasi yang biasa didatangi korban setiap hari di sekitar pinggir sungai Lingkungan Bedi.


“Sesampainya di lokasi, Amar melihat korban telah tergeletak di dekat sebuah pohon di tepi sungai. Dari hidung korban terlihat mengeluarkan darah. Saat dilakukan pengecekan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” katanya.


Sebelum ditemukan Amar, keberadaan korban di lokasi tersebut sempat dilihat Mahmud, pemilik bengkel yang berada di seberang sungai. Sekitar pukul 17.00 WITA, Mahmud melihat korban saat hendak menutup bengkelnya.


Ia kemudian kembali ke bengkel bersama istrinya setelah Magrib. Saat lampu mobil menyorot ke lokasi, ia kembali melihat korban dalam posisi berbaring. Namun, Mahmud tidak menaruh curiga karena korban memang dikenal setiap hari duduk di tempat tersebut.

Mahmud mengaku baru mengenal korban sekitar dua bulan terakhir. Selama itu, ia melihat korban kerap menghabiskan waktu duduk di sekitar pinggir sungai tersebut.


Tim Piket Gabungan Polres Bima Kota bersama personel Polsek Rasanae Barat dan Tim Identifikasi mendatangi lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan awal, kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.
Dari pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan luka maupun tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter menduga korban meninggal akibat sakit dengan indikasi awal serangan jantung.


Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan sebelum jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.


Kapolres mengingatkan keluarga agar lebih memperhatikan kondisi anggota keluarga yang telah lanjut usia, terutama ketika mereka beraktivitas atau menghabiskan waktu sendirian di tempat umum.


“Perhatian dan pengawasan keluarga sangat penting untuk memastikan kondisi lansia tetap aman, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat atau keluhan kesehatan,” imbau Kapolres. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO