Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sebanyak 700 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumbawa mengikuti program profiling manajemen talenta. Progam ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam membangun sistem meritokrasi dalam pengelolaan aparatur negara.
“Pelaksanaan profiling ASN kita lakukan dalam rangka implementasi sistem merit dan penerapan manajemen talenta sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ASN berkualitas di bidang masing-masing,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, kepada Suara NTB, Kamis (17/9).
Pemkab Sumbawa sebelumnya telah melakukan profiling terhadap 601 ASN,sehingga total pegawai yang telah mengikuti profiling manajemen talenta sebanyak 1.300 orang.
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini,tidak hanya melihat kemampuan akademik atau keilmuan. Sistem tersebut juga memetakan kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, rekam jejak, kemampuan mengelola organisasi, hingga kemampuan melihat arah pengembangan organisasi.
“Sistem ini nantinya sebagai acuan kita dalam menerapkan merit dalam rangka pengembangan karir merupakan data base dari ASN hasil profiling tersebut nanti,” ujarnya.
Budi mengatakan manajemen talenta mengelompokkan ASN berdasarkan hasil pemetaan kompetensi dan potensi. Penilaian berdasarkan kelompok akan dilihat nilai tertinggi.
Data ini nantinya akan membantu pemerintah melihat kesesuaian antara karakteristik ASN dan kebutuhan organisasi perangkat daerah. ASN dengan kompetensi dan orientasi tertentu dapat masuk dalam pertimbangan untuk posisi yang membutuhkan profil tersebut.
“Hasil ini nantinya akan menjadi pembahasan kami di komite talenta dan akan ditetapkan oleh Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian. Semua ASN harus ikut dan yang tidak bisa terakomodir tahun ini akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (ils)



