Mataram (Suara NTB) – Event MotoGP Mandalika akan kembali di gelar pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Diharapkan event internasional tersebut tidak hanya sekedar sukses pada penyelenggaraanya saja. Tapi yang tidak kalah penting adalah Moto GP bisa sukses memberikan dampak ekonomi terhapus daerah dan masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTB yang membidangi urusan pariwisata, Lalu Pelita Putra. Dia menekankan bahwa pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal.
Karena itu dia mendorong pemerintah daerah agar momentum MotoGP Mandalika 2026 harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata di NTB kepada wisatawan yang datang. Pemerintah perlu menyiapkan berbagai destinasi alternatif, termasuk kegiatan wisata dan event pendukung, sehingga kunjungan wisatawan dapat menyebar ke berbagai wilayah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus memperluas perputaran ekonomi masyarakat. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Berbagai produk lokal, kuliner, kerajinan, hingga jasa pariwisata lainnya.
“Bagaimana kemudian event MotoGP ini bisa memberikan dampak positif baik terhadap dunia pariwisata kita termasuk juga peningkatan ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMK)M,” ujar Pelita pada Kamis (17/9).
Ia menekankan perlunya sinergi antara Dorna, ITDC, MGPA, Kementerian Pariwisata, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota agar potensi ekonomi dari event internasional tersebut dapat dirasakan masyarakat.
“Banyak hal yang terlibat, banyak hal yang bisa dipromosikan dan banyak tempat wisata yang bisa ditawarkan kepada semua pihak yang terkait,” ucapnya.
Sementara itu, kondisi Desa Adat Sade yang masih dalam proses pemulihan pascakebakaran menjadi perhatian. Sade selama ini merupakan salah satu ikon wisata NTB yang kerap masuk dalam paket kunjungan wisatawan di kawasan Mandalika.
Meski Sade masih menjalani pemulihan, Pelita menilai NTB memiliki banyak destinasi lain yang dapat dipromosikan. Ia berharap proses pemulihan Sade dilakukan secepatnya dengan tetap menjaga nilai budaya dan identitas masyarakat setempat.
Dengan berbagai destinasi wisata dan produk UMKM yang ditawarkan, MotoGP Mandalika 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas manfaat pariwisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat NTB. (ndi)



