Dompu (Suara NTB) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Dompu menggelar Salat Istisqa’ dan doa bersama pekan kemarin. Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama Lapas Dompu diikuti seluruh petugas dan warga binaan.
Selain sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian khususnya penguatan nilai-nilai keagamaan dan spiritual warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Dompu, M. Syaripuddin Hazri, A.Md.IP., S.H., M.H., mengingatkan jajaran untuk terus mengoptimalkan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan warga binaan sekaligus memastikan program pembinaan kepribadian dan kemandirian berjalan dengan baik.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya menyangkut keterampilan dan kemandirian,tetapi juga penguatan kehidupan keagamaan. Karena itu, warga binaan didorong untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak doa dan istighfar, serta melakukan introspeksi diri.
Kalapas juga mengajak warga binaan mengikuti salat istisqa’ dengan tertib dan khusyuk. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mendorong perubahan diri ke arah yang lebih baik.
Ustadz Sahrul, S.Pd.I., mengajak seluruh peserta mensyukuri berbagai nikmat Allah SWT, terutama kesehatan, kehidupan dan air yang menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari.
Sahrul juga mengingatkan bahwa kekeringan dan kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia merupakan momentum untuk melakukan introspeksi dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia menekankan rasa syukur bukan berarti mensyukuri musibah yang dialami orang lain. Sebaliknya, rasa syukur diwujudkan dengan menghargai nikmat yang masih diberikan Allah SWT sekaligus mendoakan masyarakat yang terdampak bencana. (ula)



