Mataram (Suara NTB) – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) NTB, mengukir prestasi di tingkat internasional. Atlet selam asal Kota Mataram mewakili Indonesia untuk bertanding di tingkat Asia Tenggara. Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan agar atlet meraih medali.
Ketua Pengprov POSSI NTB, Lalu Arifin Aria Bhakti mengaku bangga bahwa salah satu atlet selam asal NTB ditunjuk mewakili Indonesia untuk mengikuti Southeast Asia Finswimming Championship 2026 Southeast Asia Age Group Finswimming Championship. Ajang bergengsi ini akan digelar pada, 27-31 Oktober 2026 di Johor, Malaysia.
Dikatakan, atlet selam NTB akan bergabung dengan atlet asal Bali, Jawa Barat, dan Papua. Keterwakilan atlet asal Tanah Bumi Gora ini merupakan kali kedua sejak 1986. “Kita pertama kali mengirim atlet selam di tahun 1986. Sekarang kembali mengirim atlet untuk mengikuti ajang olahraga selam tingkat Asia Tenggara,” kata Arifin ditemui, Senin (12/10).
Arifin mengakui olahraga selam belum populer di kalangan masyarakat di NTB. Akan tetapi, pihaknya tetap melakukan pembinaan di klub-klub renang serta memfasilitasi atlet untuk bertarung di level nasional maupun tingkat internasional.
Menurut dia, sumber daya alam di NTB cukup besar untuk mengembangkan olahraga selam. Oleh karena itu, ia berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk menyiapkan sarana-prasarana untuk pembinaan atlet. “Kita berharap pemerintah daerah membangun kolam renang sebagai tempat latihan atlet,” harapnya.
Prestasi altet olahraga selam kata Arifin, sangat terukur karena mereka bisa berkompetisi tingkat nasional dan internasional. Oleh karena itu, pembinaan dan penjaringan atlet terus dilakukan agar olahraga selam bisa merakyat dan digemari generasi muda. “Kalau bisa pemerintah daerah juga bisa memberikan bantuan doa sekaligus anggaran,” harapnya.
Pelatih Selam Provinsi NTB, Triyono Masyhury Oemar mengaku bangga anak didiknya ditunjuk kembali mewakili Indonesia di tingkat Asia Tenggara. Fredericco Owen sebut Yono sapaan akrabnya, sempat dipanggil untuk mengikuti seleksi nasional (Seleknas) SEA Games Kamboja 2023. Kala itu, Owen dinilai belum matang dari sisi usia sehingga tidak lolos. Anak asuhnya intens berlatih sehingga merajai beberapa nomor tingkat nasional. Hal ini dibuktikan dengan meraih medali pada perlombaan selam di Bali, Jawa Timur dan Jawa Barat. “Owen berhasil meraih medali emas,” katanya.
Yono menambahkan olahraga selam belum popular di kalangan masyarakat di NTB. Berdasarkan data Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tercatat 28 atlet selam di NTB. Jumlah ini dinilai cukup bagus,karena mulai ada peminat serta dipertandingkan di Porprov NTB.
Ia tidak terlalu membebani anak asuhnya untuk meraih medali di ajang Southeast Asia Finswimming Championship 2026 Southeast Asia Age Group Finswimming Championship. Tetapi dengan catatan penampilan harus lebih baik dibandingkan pertandingan tingkat Asia Tenggara sebelumnya. “Target kita memang meraih emas,tetapi dia tampil bagus saja sudah cukup,” demikian kata Yono. (cem)



