Mataram (Suara NTB) – Produk Batik Mataram kini mulai melenggang di panggung nasional. Perancang busana Najua Yanti berkolaborasi dengan Dekranasda Kota Mataram menampilkan koleksi spesial di ajang IN2MOTIONFEST 2026 x JMFW pada, 14-18 Oktober di Jakarta Internasional Covention Center (JICC) Jakarta.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, Jemmy Nelwan menjelaskan, Dekranasda Kota Mataram bekerja sama dengan Perancang Busana Najua Yanti untuk mempromosikan Batik Mataram di tingkat nasional dan internasional. Batik Mataram telah ditampilkan di panggung nasional pada ajang IN2MOTIONFEST 2026 x JMFW pada, 14-18 Oktober di Jakarta Internasional Covention Center (JICC) Jakarta. “Nanti Batik Mataram kembali digaungkan di Kota Mataram,” kata Jimmy dikonfirmasi, Kamis (15/10).

Jemmy mengatakan, Batik Mataram yang sudah merambah ke panggung nasional sebenarnya cikal bakal dibentuknya kampung batik di enam kecamatan di Kota Mataram. Harapannya Batik Mataram semakin banyak dikenal oleh seluruh kalangan.
Mantan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Mataram mengakui bahwa produksi Batik Mataram dinilai tidak mudah. Pihaknya terkendala sumber daya manusia, harga bahan baku yang mahal serta lain sebagainya. “Tantangan kita di SDM dan bahan baku,” sebutnya.
Pihaknya berharap bahan baku Batik Mataram bisa diperoleh lebih murah,sehingga perajin bisa memproduksi skala besar serta mampu bersaing dengan produk batik dari Pulau Jawa dan daerah lainnya di Indonesia. “Sebenarny akita ingin Batik Mataram bisa bersaing dengan batik dari daerah lain,” katanya.
Secara bertahap akan dilakukan pembinaan serta pelatihan kepada masyarakat untuk memproduksi batik. Pihaknya akan mendatangkan instruktur atau pelatih yang kompeten serta memberikan bantuan peralatan kepada masyarakat. Jemmy berharap produk Batik Mataram bisa dikenal lebih luas di kalangan masyarakat. (cem/*)



