BerandaNTBLOMBOK TENGAHDua Orang Meninggal di Kecelakaan Maut di Jalur Rembitan-Kuta

Dua Orang Meninggal di Kecelakaan Maut di Jalur Rembitan-Kuta

Praya (Suara NTB) – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan umum Jurang PP Rembitan-Kuta Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng), Rabu (4/11/2026). Dua orang meninggal dunia dalam insiden yang melibatkan satu sepeda motor serta mobil minibus tersebut. Sementara seorang bayi berusia sekitar tujuh bulan berhasil selamat dalam kecelakaan maut tersebut.

Adapun pengemudi mini bus berinisial S, asal Desa Marong Kecamatan Praya Timur, saat ini sudah diamankan di Satlantas Polrestata Loteng untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Aparat Satlantas Polresta Loteng sendiri juga sudah melakukan olah TKP pascainsiden maut tersebut berlangsung. Termasuk mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas.

“Kasusnya sedang ditangani Satlantas Polresta Loteng. Dengan pengemudi minibusnya saat ini sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” terang Kasi. Humas Polrestata Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi kepada Suara NTB, Rabu (5/11/2026).

Kecelakaan maut itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu korban atas nama Rana Wijaya (37) serta Bq. Nur Hidayati (27) yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) mengendarai sepeda motor Honda Vario datang dari arah selatan menuju utara. Keduanya juga membawa serta bayi yang baru berusia tujuh bulan.

Tiba di lokasi kejadian di jalur yang agak menurun, datang mobil mini bus yang dikemudikan S dari arah yang berlawanan dan menabrak kendaraan yang dikendarai korban. Akibat kejadian itu, baik sepeda motor maupun mini bus terpental masuk ke area jurang di sisi timur jalan. Kondisi sepeda motor korban pun ringsek berat. Sedangkan mobil mini bus bagian depannya ikut ringsek karena tabrakan tersebut.

Sejumlah warga dan pengendara yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan kepada para korban. Kondisi jalur tersebut pun sempat macet akibat kejadian itu. Pengendaraan dan dua penumpang sepeda motor langsung langsung dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Mandalika, Sengkol.

Di sana para korban sempat mendapat perawatan medis. Namun naas bagi kedua korban, lantaran mengalami luka parah nyawanya tidak bisa diselamatkan. Sedangkan bayi korban berhasil selamat dan saat ini masih mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Mandalika. “Kedua korban sempat dibawa dan mendapat penanganan medis di rumah sakit. Tetapi akhirnya meninggal dunia,” sebut Brata.

Kasus itu pun kian menambah panjang daftar korban kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Loteng. Pihaknya berharap kasus tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendaraan. Terlebih ketika berkendaraan di jalur-jalur ramai serta rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Tidak kalah penting tetap patuh dan mentaati aturan berlalu lintas. Demi keselamatanan bersama. “Saat berkendaraan jangan menyerobot jalur kendaraan lain. Hindari hal-hal yang tidak perlu saat berkendaraan. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” imbaunya. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO