spot_img
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATKejadian Non Kebakaran Meningkat, Personel Damkar Lobar Butuh Peningkatan Kapasitas SDM

Kejadian Non Kebakaran Meningkat, Personel Damkar Lobar Butuh Peningkatan Kapasitas SDM

Giri Menang (Suara NTB) – Tren kejadian non kebaran yang ditangani Dinas Kebakaran (Damkar) Lombok Barat (Lobar), seperti gangguan binatang liar berbisa dan warga yang mengalami kejadian lainnya cenderung meningkat. Itu terlihat dari data jumlah kejadian bulan ini hingga pertengahan bulan dengan bulan Mei lalu. Tingginya kejadian non kebaran yang ditangani, personel Damkar pun butuh pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDM.

Kepala Dinas Damkar Lobar, H Suherman mengatakan bahwa, selain menangani kasus kebakaran yang jumlahnya mencapai 10 kasus sampai bulan Mei lalu. Pihaknya juga terjun membantu masyarakat yang mengalami kejadian non Kebakaran. Jumlahnya pun cenderung meningkat dibanding bulan lalu, sebanyaknya 12 kejadian.

‘’Ini sedikit meningkat di bulan Juni, sampai tanggal 17 Juni kita sudah lakukan penanganan di luar kebakaran (non Kebakaran) 13 kejadian. Artinya kalau dibanding bulan Mei, satu bulan itu 12 kejadian. Sekarang baru pertengahan bulan sudah 13 evakuasi yang kita lakukan,’’ imbuhnya.

Ia mencontohkan beberapa kejadian non kebakaran yang ditangani. Di Pelowok Desa Kediri, pihaknya menangani laporan warga setempat tentang gangguan empat ekor ular yang masuk ke rumahnya. Setelah dievaluasi, ular ini memiliki panjang 1,5 hingga 2 meter. Artinya ular-ular ini telah lama berada di rumah teresebut. Selain gangguan ular, Pihaknya juga membantu warga yang mengeluhkan gangguan biawak.

Binatang yang dievaluasi itu pun diserahkan ke pihak BKSDA untuk melepas liarkan ke habitatnya. Kemudian ada juga anak kecil jari telunjuknya masuk ke dalam sepion sepeda motor. Penanganannya pun sedikit khusus, karena dialami anak kecil. Anak tersebut dibiarkan tidur dulu barulah bisa dibantu keluarkan jarinya dari spion. Setelah dilakukan penanganan, warga pun bisa merasa aman, tenang dan nyaman. Pihaknya pun selalu hadir membantu  warga yang mengalami kejadian untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Melihat banyaknya kejadian non kebakaran yang ditangani, diakui belum memadai dari sisi kemampuan anggota. Sebab rata-rata anggota masih pemadam pemula. Sehingga dibutuhkan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDMnya.

“Kita butuh pelatihan-pelatihan supaya ada peningkatan SDM kita yang diberikan tugas di dinas Damkar,”harap dia. Ada sejenis pelatihan tingkat 2 dan pengawasan. Kedepan ia berharap pihak BKD dan PSDM untuk memprogramkan pelatihan sesuai dengan yang dibutuhkan Damkar. (her)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO