spot_img
Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANDukung Kompetensi Mahasiswa, Prodi Hukum UBG Adakan Perkuliahan Berbasis Praktik

Dukung Kompetensi Mahasiswa, Prodi Hukum UBG Adakan Perkuliahan Berbasis Praktik

Mataram (Suara NTB) – Program studi (Prodi) Hukum, Fakultas Humaniora, Hukum, dan Pariwisata, Universitas Bumi Gora (UBG) terus berupaya meningkatakan kualitas kompetensi mahasiswanya. Salah satu langkah yang dilakukan Prodi Hukum adalah dengan cara menyelenggarakan kegiatan perkuliahan berbasis outcome atau praktik langsung.

Sebagai informasi, Prodi Hukum, UBG sendiri memiliki empat konsentrasi yakni konsentrasi hukum pidana, perdata, hukum tata negara, dan hukum bisnis.

Ketua Prodi Hukum, UBG, Ana Rahmatyar, ditemui di Mataram mengatakan, setiap mahasiswa Prodi Hukum akan diarahkan untuk mempraktikan langsung sesuai basis konsentrasi yang dipilihnya.

“Semisal yang nantinya minat di hukum pidana mereka langsung praktik membuat surat dakwaan, menyusun eksepsi, pledo, dan sebagainya. Kemudian untuk yang perdata mereka nanti membuat replik, duplik. Nah, ini nanti arahnya bagi mahasiswa yang kompetensi lulusannya mau ke hakim, jaksa terus juga penasihat hukum atau advokat,” katanya, Jumat 20 Juni 2025.

Begitu juga mahasiswa yang tertarik di dunia politik. Prodi Hukum ada konsentrasi Hukum Tata Negara (HTN). Pada konsentrasi HTN, mahasiswa akan difokuskan dapat menyusun draf undang-undang.

“Jadi mahasiswa diajarkan, disimulasikan cara membuat Perda (peraturan daerah) dan Perdes (peraturan desa) dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Ana menyebut, peningkatan kompetensi berbasis praktik langsung tersebut didukung dengan adanya dosen-dosen UBG yang juga sebagai praktisi hukum.

“Kebetulan juga di program studi hukum UBG itu 80 persen dosennya juga sebagai praktisi. Jadi apa yang mereka dapatkan di sidang itu langsung dipraktikkan oleh mahasiswa di ruang kelas,” tuturnya.

Bahkan, saat ini pihaknya melakukan kerja sama dengan beberapa institusi seperti, perguruan tinggi, lembaga pemerintahan yang berkaitan dengan hukum, serta lembaga profesi hukum seperti lembaga bantuan hukum (LBH), pengadilan, dan kejaksaan untuk mendukung program magang mahasiswa.

“Nah, mahasiswa itu diarahkan untuk melakukan magang sesuai dengan kompetensi yang mereka ambil,” pungkasnya. (sib)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO