spot_img
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATKerjanyata Bupati LAZ dan Wabup UNA,Lobar Menjadi yang Terbaik di NTB Dalam...

Kerjanyata Bupati LAZ dan Wabup UNA,Lobar Menjadi yang Terbaik di NTB Dalam Anugerah KLA Tingkat Nasional 2025

Giri Menang (Suara NTB) – Kabupaten Lombok Barat (Lobar) berhasil mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Katagori Nindya Tingkat Nasional pada Anugrah KLA tahun 2025. Hal ini juga menjadikan Lombok Barat menjadi yang terbaik di antara Kabupaten/Kota lain di Nusa Tenggara Barat (NTB). Prestasi inipun merupakan salah satu hasil #kerjanyata Bupati Lobar H Lalu Ahmad Zaini atau LAZ dan Wabup Hj Nurul Adha (UNA).

Penghargaan KLA 2025 yang diadakan di Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2025 ini dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Bupati Lobar Hj. Nurul Adha (UNA) berserta sejumlah kepala daerah se Indonesia. Wabup didampingi Kepala DP2KBP3A Lobar Arief Suryawirawan.

Pada KLA ini Lobar bersama 67 daerah lain di Indonesia masuk dalam KLA katagori Nindya. Dalam anugerah ini Wabup Lobar Hj. Nurul Adha menerima secara langsung piagam penghargaan dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah didampingi Veronica Tan yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Anugerah KLA Katagori Nindya ini telah diraih dua kali. Kabupaten/Kota lain di NTB berada pada katagori Madya. Hal ini menempatkan Lobar menjadi Kabupaten Terbaik di NTB dalam anugerah KLA 2025. Wabup Lobar Hj. Nurul Adha mengatakan prestasi ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras semua jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lobar.

Hal ini sebagai hasil kerja nyata semua jajaran Pemkab Lobar, sehingga berhasil menjadi yang terbaik di NTB dalam anugerah KLA tahun 2025. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan ini. “Ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Lombok Barat sehingga berhasil menjadi yang terbaik di NTB,”ujarnya.

Wabup mengatakan pemerintah daerah harus terus hadir di masyarakat. Hal ini sebagai wujud komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang kolaboratif dan partisipatif serta peduli pada masyarakat. Karenanya pihaknya bersama Bupati terus memerintahkan semua jajaran untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sebagai wujud kerja nyata.

Ia juga meminta kepada jajarannya untuk memperhatikan dan mengawasi serta menyelesaikan berbagai persoalan terkait anak dan perempuan dengan cepat dan tuntas. “Semua jajaran harus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat agar masyarakat selalu merasakan kehadiran pemerintah daerah dalam setiap situasi dan kondisi,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi dalam sambutannya mengatakan Anugerah KLA 2025 ini sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam melindungi anak dan perempuan. Menurutnya KLA ini juga sebagai komitmen daerah dalam memenuhi hak anak dan perlindungan terhadap anak sesuai. KLA ini sebagai langkah untuk mewujudkan ekosistem lingkungan yang ramah dan layak anak di semua wilayah.

 Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan KLA ini sebagai upaya nyata dalam mewujudkan cita cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bertanggung jawab. “Kami menyampaikan apresiasi kepada semua tim penilai dan semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan KLA 2025 ini,”ujarnya.

Sementara itu Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyampaikan digitalisasi telah membawa perubahan yang sangat mendalam pada kehidupan manusia. Menurutnya screen time anak anak Indonesia sudah terlalu jauh. Hal ini tentu membutuhkan adanya filter atau solusi bagi anak agar tidak terjebak pada gadget.

Ia mengatakan untuk membatasi penggunaan gadget pada anak tentu harus ada solusi dan jalan keluar. “Ketika kita minta anak anak kita mengurangi penggunaan handphone tentu harus ada solusi seperti bermain bersama di taman atau memperbanyak waktu bersepeda sebagai wujud menjaga semangat anak. Jadi bisa teralihkan pada kegiatan lain agar generasi kita bisa menjadi generasi yang berkualitas,” ujarnya. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO