Sabtu, Maret 7, 2026

BerandaNTBSUMBAWABulog Gelar Gerakan Pangan Murah bagi Masyarakat

Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah bagi Masyarakat

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Badan Urusan Logistik (Bulog) bersama Kodim 1607 Sumbawa menggelar gerakan pangan murah (GPM) bagi masyarakat pada Selasa, 12 Agustus 2025 . Gerakan ini sebagai upaya menekan terjadinya lonjakan harga atau inflasi, terutama untuk produk beras.

“GPM ini kami laksanakan untuk menekan terjadinya lonjakan harga khususnya kebutuhan beras yang ada di gudang Bulog kepada masyarakat dengan harga murah,” kata Pimpinan cabang Sub Divre Sumbawa, Zuhri Hanafi, kepada wartawan, Selasa, 12 Agustus 2025 .

Zuhri meyakinkan, kegiatan GPM dilakukan Bulog terutama dalam penyaluran beras SPHP dalam rangka meminimalisir terjadinya lonjakan harga. Tentu tujuan akhirnya untuk memastikan Indeks  Harga Konsumsi (IHK) bisa terjaga dan tidak terjadi gejolak.

“GPM dilaksanakan agar stabilisasi harga dan pasokan pangan tidak terkendala dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia dengan menggandeng TNI/Polri dan pemerintah,” ujarnya.

Ia melanjutkan, kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula. Tentu barang tersebut dibeli dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan kios masyarakat.

“Kegiatan ini (GPM) akan kita laksanakan hingga tanggal 31 Desember 2025 mendatang dan pelaksanaannya akan terus dilakukan hingga ke tingkat kecamatan,” ucapnya.

Dia pun meyakinkan, GPM ini setiap tahun dilakukan agar Indeks Harga Konsumsi (IHK) bisa turun. Menurutnya, pada prinsipnya untuk menekan laju inflasi ditentukan oleh perilaku konsumen jika harga tinggi maka daya beli masyarakat akan rendah.

“Kami tetap berusaha agar IHK kita terkendali dan turun salah satunya adanya opsi pembelian pangan dengan harga yang lebih murah untuk membantu masyarakat,” timpalnya.

Dalam pelaksanaan dua hari terakhir tercatat sudah sekitar 68 ton beras SPHP yang sudah didistribusikan ke masyarakat. Sementara target untuk bulan Juli saja sebanyak 450 ton dan hingga tanggal 31 Desember mencapai 3.500 ton.

“Beras SPHP kita masih sangat banyak dan kami berkomitmen untuk segera menyalurkan ke masyarakat melalui gerakan pangan murah sesuai dengan target yang ditetapkan,” pungkasnya. (ils)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO