Selasa, Maret 10, 2026

BerandaNTBDOMPUAntisipasi Demonstrasi di DPRD Dompu, Siswa Dipulangkan dan Lakukan Pembelajaran Daring

Antisipasi Demonstrasi di DPRD Dompu, Siswa Dipulangkan dan Lakukan Pembelajaran Daring

Dompu (suarantb.com) – Aksi demonstrasi dari kelompok mahasiswa dan pemuda yang menuntut pembubaran DPR dan sejumlah kebijakan pemerintah juga dikabarkan akan digelar di Kantor DPRD Kabupaten Dompu, Senin (1/9) ini. Rencana aksi ini membuat para siswa di Dompu dipulangkan dan diminta melakukan pembelajaran daring dari rumah.

Kebijakan pembelajaran secara daring dari rumah ini disebut menjadi Keputusan hasil musyawarah Bupati bersama anggota Muspida Kabupaten Dompu. Instruksi ini kemudian dilanjutkan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M.Pd., secara lisan kepada sekolah.

“Ini instruksi lisan pak Bupati yang saya lanjutkan ke sekolah-sekolah dengan membaca dan melihat situasi dari tadi malam,” kata Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M.Pd., saat dihubungi, Senin (1/9/2025) siang.

Rifaid mengatakan, siswa dipulangkan dan melakukan proses belajar secara daring yang diawasi masing-masing guru. “Untuk sekolah-sekolah yang jauh (dari Kota) seperti Manggelewa, Kempo, Kilo, dan Pekat untuk menyesuaikan dengan situasi kondisi setempat. Jika nyaman di sekolah, silakan disesuaikan saja,” ungkap Rifaid.

Proses belajar secara daring dari rumah, kata Rifaid, akan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Jika situasi kembali normal dan tidak akan ada aksi demonstrasi, siswa akan kembali belajar di sekolah pada Selasa (2/9/2025) ini. “Untuk besok, kita lihat situasinya hari ini,” jelas Rifaid.

Sekolah-sekolah yang ada di sekitar kota Dompu, Senin pagi tampak langsung memulangkan siswanya dan dijemput orang tuanya. Mulai tingkat SMA sederajat hingga tingkat SD/MI. Orang tua diminta untuk memastikan anak-anaknya belajar di rumah dan tidak keliaran, apalagi sampai terlibat aksi demonstrasi.

Pemulangan siswa lebih awal ini disebut untuk menghindari aksi demonstrasi yang dikhawatirkan berujung tindakan anarkis. Anak-anak yang sedang belajar dikhawatirkan, ikut menjadi korban dari tindakan anarkis, maupun ikut terlibat dalam aksi demonstrasi.

Sementara di sekitar Gedung DPRD Kabupaten Dompu pada Senin pagi, tampak sejumlah aparat dari Kepolisian dan TNI sudah berjaga-jaga. Mobil water cannon juga sudah disiagakan. Di sekitar gedung Dewan, tampak warga juga mulai menanti rencana aksi demonstrasi dari kelompok mahasiswa dan pemuda.

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO