Giri Menang (Suara NTB) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengapresiasi prestasi yang telah diraih PT PLN Indonesia Power UBP Jeranjang di bidang pengelolaan lingkungan dengan menerima penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Apresiasi itu diberikan secara langsung oleh Gubernur NTB kepada Manajer PT PLN Indonesia Power UBP Jeranjang Yunisetya Ariwibawa, pada rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang digelar di Gedung Politeknik Pariwisata, Lombok Tengah, Sabtu 6 Juni 2026.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen berkelanjutan PLTU Jeranjang dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan regulasi. Di tengah agenda besar pembangunan hijau yang terus didorong Pemerintah Provinsi NTB melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), capaian Proper Hijau yang diraih PLN Indonesia Power UBP Jeranjang menunjukkan bahwa sektor ketenagalistrikan juga mampu menjadi bagian penting dari transformasi menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan.
Penyerahan penghargaan dilakukan bersamaan dengan apresiasi kepada sejumlah perusahaan yang dinilai berhasil menjalankan praktik bisnis ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap pelestarian sumber daya alam di Nusa Tenggara Barat. Bagi PLTU Jeranjang, penghargaan ini bukanlah capaian yang diraih secara instan, melainkan hasil dari berbagai program dan inovasi lingkungan yang telah dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam perjalanan menuju Proper Hijau, PLN Indonesia Power UBP Jeranjang terus memperkuat berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan, mulai dari peningkatan efisiensi penggunaan energi dan air, pengurangan emisi, pemanfaatan limbah hasil pembakaran batu bara, hingga pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Berbagai program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menciptakan keseimbangan antara penyediaan energi listrik yang andal dan perlindungan lingkungan hidup.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai material bernilai guna untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini tidak hanya mengurangi timbulan limbah, tetapi juga mendorong ekonomi sirkular yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, perusahaan juga aktif menjalankan program rehabilitasi lingkungan melalui penanaman pohon, konservasi sumber daya air, serta pengembangan kawasan hijau di sekitar wilayah operasional.Komitmen tersebut sejalan dengan berbagai upaya yang telah mengantarkan PLTU Jeranjang meraih penghargaan lingkungan pada tahun-tahun sebelumnya.
Dalam beberapa periode penilaian Proper, unit pembangkit ini secara konsisten mempertahankan kinerja lingkungan yang baik melalui penerapan teknologi pengendalian pencemaran, efisiensi operasional, serta program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
Pencapaian Proper Hijau tahun 2026 menjadi bukti bahwa transformasi yang dilakukan PLN Indonesia Power UBP Jeranjang tidak hanya berfokus pada aspek operasional pembangkit, tetapi juga pada penciptaan nilai keberlanjutan bagi lingkungan dan masyarakat. Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi PLTU Jeranjang sebagai salah satu perusahaan di NTB yang mampu mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas bisnisnya.
Momentum penghargaan tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat agenda pembangunan hijau. Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026, Gubernur NTB menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui rehabilitasi lingkungan, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, serta pengurangan emisi karbon. (*)


