Praya (suarantb.com) – Aksi pencurian peralatan listrik berupa Idpel untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) masih saja terjadi. Kasus terakhir terjadi di jalur wisata Sengkol-Kuta, Pujut. Satu Idpel listrik yang terpasang di wilayah perbatasan Desa Rembitan dan Kuta, hilang diduga dicuri. Akibatnya, 14 titip PJU dari jalur tersebut mati.
Padahal jaringan PJU di jalur tersebut belum lama dinormalisasikan oleh pihaknya Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng. Dan, mengaku sampai saat ini belum bisa melakukan perbaikan atau normalisasi kembali jaringan PJU yang mati tersebut, lantaran keterbatasan alat.
“Kita punya alat terbatas. Semuanya sudah terpasang. Jadi kalau sekarang ada yang dicuri, kita belum bisa melakukan perbaikan kembali. Karena alatnya sudah habis,” ungkap Kepala Dishub Loteng Drs. H. Lalu Herdan, M.Si., kepada Suara NTB, Senin (10/11/2025).
Ia mengungkapkan pada tahun anggaran 2025 ini, Dishub Loteng telah melakukan perbaikan atau normalisasi PJU di 218 titik. Termasuk di jalur wisata Sengkol-Kuta yang memang masuk menjadi salah satu prioritas untuk ditangani. Proses perbaikan pun sudah dilakukan dengan semua PJU berhasil dinormalisasikan kembali.
“Tapi terakhir kita dapat laporan satu alat di wilayah Jurang PP diduga dicuri. Sehingga mengakibatkan ada 14 titik PJU yang saat ini mati,” ujarnya.
Herdan mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan ada kasus pencurian tersebut, karena itu di luar kendali. Pihaknya hanya bisa berharap partisipasi dan peran serta masyarakat untuk bisa bersama-sama menjaga fasilitas yang ada. Supaya bisa tetap berfungsi untuk jangka waktu yang lama.
Pasalnya, yang akan menikmati manfaat dari keberadaan fasilitas umum tersebut tentu masyarakat itu juga. Ketika ada yang rusak atau hilang, masyarakat juga yang rugi. “Kita berharap ini jadi kasus yang terakhir. Untuk itu, dukungan masyarakat sangat kita harapakan. Untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang ada,” tegas mantan Kabag. Humas dan Protokol Setda Loteng ini.
Disinggung kondisi PJU di jalur By pass BIL-Mandalika, Herdan mengatakan sampai saat ini masih banyak PJU yang masih belum berfungsi. Tapi sebagian juga sudah menyala dan jalur by pass tersebut sudah kembali terang. “Terhadap penanganan PJU yang masih mati kita menunggu petunjuk selanjutnya dari pemerintah provinsi dan pusat,” tambahnya. (kir)


