BerandaPOLHUKAMYUSTISITNI Kerahkan Ribuan Personel Amankan Pemilu

TNI Kerahkan Ribuan Personel Amankan Pemilu

Mataram (Suara NTB)- Komandan Komando Resor Militer (Danrem)162/ Wira Bakti, Brigadir Jenderal TNI, Agus Bhakti, mengerahkan 3.075 personel gabungan Angkatan Darat (AD) Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) dalam mengamankan gelaran Pemilu 14 Februari mendatang.

“Berdasarkan hasil gelar pasukan yang kita gelar hari ini (kemarin, red) semua personel sudah dalam kondisi siap operasi guna mengamankan gelaran pemilu,” kata Danrem kepada wartawan, Kamis 1 Februari 2024. Dia pun merincikan, yang melaksanakan apel pengamanan Pemilu hari ini ada 475 personel dari TNI AD, 100 personel dari AL, dan 100 personel dari AU. Sementara untuk personel yang siap dalam pengamanan Pemilu di seluruh Provinsi NTB sebanyak 2.925 personel dari TNI AD, 150 personel TNI AL dan 150 dari TNI AU.

“Jadi, untuk konsep operasinya, ada yang diperbantukan ke Polda termasuk anggota yang diperbantukan ke sejumlah Polres,” sebutnya. Para personel ini nantinya akan mengamankan 16.423 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah NTB. Dia pun mengingatkan seluruh personel di lokasi pengamanan untuk stand by sejak proses pemungutan suara sampai dengan selesai penghitungan suara.

“Itu yang perlu kita amakan, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan dan tetap berkoordinasi dengan satgas pengamanan yang lain,” katanya. Dia turut mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas dalam pengamanan untuk mempedomani aturan yang berlaku. Selain itu, koordinasi dengan pihak lainnya juga harus dilakukan sehingga dalam pengambilan keputusan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Pedomani betul tugas dan fungsi masing-masing supaya dalam pengamanan yang dilakukan bisa maksimal demi menciptakan Pemilu yang aman,” tambahnya. Agus turut mengingatkan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga netralitas dalam gelaran pemilu. Karena TNI merupakan alat pengamanan Negara yang tidak boleh memihak kepada salah satu calon, termasuk memberikan fasilitas salah satu calon untuk kampanye.

“Jika kita temukan ada anggota yang tidak netral, pasti akan kita proses secara aturan berlaku. Saya yakin, seluruh personel tetap menjunjung netralitas dalam menciptakan Pemilu yang aman dan damai,” pungkasnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO