spot_img
Kamis, Juli 25, 2024
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURWNA Asal Swiss Ditemukan Meninggal di Jurang Bukit Anak Dara Sembalun

WNA Asal Swiss Ditemukan Meninggal di Jurang Bukit Anak Dara Sembalun

Selong (Suara NTB) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss, Melanie Bohner ditemukan tewas di jurang pendakian Anak Dara Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu, 1 Juni 2024. Diduga WNA mendaki ke Bukit Anak Dara lewat jalur tidak resmi dan terjatuh ke jurang.

Kepala Seksi Humas Polres Lotim, Iptu Nikolas Osman mengutip dari penjelasan Kapolsek Sembalun AKP Wahyu Indrawan, korban datang ke Sembalun dengan menggunakan kendaraan motor dengan nomor polisi DR 4312 CS dan menginap di Rinjani Family Desa Sembalun.

Kronologis kejadian menunjukkan korban check out dari penginapan sekitar pukul 11.00 WITA pada Jumat, 31 Mei, dan meninggalkan ranselnya di pengelola penginapan dengan alasan akan mendaki.

Namun, pada Sabtu, 1 Juni, korban tidak kunjung datang mengambil ranselnya. Pihak pengelola kemudian mencari korban dan menemukan motor korban terparkir di kebun bambu dekat loket registrasi pendakian.

Setelah mencari, korban ditemukan meninggal dunia di jurang sekitar pukul 12.00 WITA oleh pihak penginapan.

Tim evakuasi yang dipimpin oleh Kapolsek Sembalun bersama warga dan pihak terkait melakukan evakuasi korban dari Sembalun menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan visum.

Sebelum melakukan langkah evakuasi aparat kepolisian bersama dengan tim  melakukan pemeriksaan. Hal ini mengingat lokasi yang cukup terjal dan berbahaya. Tim kemudian berhasil menentukan jalur evakuasi yang paling baik dan berhasil mengangkat jenazah korban. Tim juga sudah mempersiapkan tim medis dari Puskesmas Sembalun beserta mobil ambulans.

Jenazah korban ditemukan di kawasan hutan lindung yang diawasi oleh Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Rinjani Timur. Jalur pendakian yang diduga dilalui korban merupakan jalur tidak resmi. Pihak kehutanan tidak merekomendasikan pendakian lewat jalur yang dinilai cukup berbahaya untuk para pendaki. (rus)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments