Mataram (Suara NTB) –Pemprov NTB telah menandatangani Nota Kesepakatan dengan Kementerian PPN/Bappenas RI tentang Pengembangan Kompetensi ASN di NTB beberapa waktu lalu. Hal ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama Operasional (PKSO) Beasiswa antara Pemprov NTB dengan Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Kementerian PPN/Bappenas dan Pasca Sarjana Univesitas Brawijaya (Unibraw) dalam acara Seminar Nasional “ Transformasi Pembangunan Provinsi NTB Menyongsong Indonesia Emas 2045” di Hotel Lombok Raya Mataram beberapa waktu lalu.
Selain itu, nota kesepakatan ini juga sudah ditindaklanjuti dengan rapat persiapan rekrutmen calon penerima beasiswa di Kantor Pusbindiklatren Bappenas RI di Jakarta. Rapat persiapan ini dihadiri Kepala Pusbindiklatren Bappenas Prof. Wignyo Adiyoso, Direktur Sekolah Pasca Sarjana Unibraw Prof. Chusaini dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB Dr. H. Ashari, S.H., M.M.
Penjabat (PJ) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., dalam kesempatan tersebut menegaskan beasiswa yang bersumber dari anggaran Pusbindiklatren Bappenas RI ini memberikan kesempatan yang sangat baik bagi ASN Pemprov NTB untuk berkuliah di Unibraw. ASN Pemprov NTB bisa meningkatkan Kualifikasi dan kompetensi ketika melanjutkan pendidikan di Unibraw.
Namun, ujarnya, yang terpenting adalah program beasiswa ini tidak membebani anggaran belanja Pemprov NTB, karena biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung Bappenas.
Untuk itu, harapnya, program beasiswa dengan permodelan seperti ini sudah seharusnya terus digagas oleh para perangkat daerah dan mencari serta memperbanyak peluang-peluang beasiswa bagi ASN dan masyarakat NTB, baik itu dari sumber-sumber anggaran pemerintah pusat. Termasuk badan usaha dan swasta maupun NGO-NGO yang memungkinkan untuk dilakukan kerjasama, dan tidak selalu harus membebani belanja pada APBD.
Ke depan, harapnya, seiring berjalannya program beasiswa ini akan membuka peluang-peluang ataupun pengembangan dari kerja sama ini tidak hanya dari sisi beasiswa pendidikan, tetapi juga dalam bentuk pelatihan-pelatihan lainya yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kompetensi ASN di NTB.
Pj. Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Kementerian PPN/Bappenas RI dan Universitas Brawijaya atas dukungannya pada program ini dan turut serta meningkatkan IPM masyarakat di NTB dengan memberikan kesempatan untuk berkuliah bagi ASN di Unibraw. (ham)
.

