spot_img
Minggu, Juli 14, 2024
spot_img
BerandaPENDIDIKANUnram Bersama KPK Sosialisasikan HasilAsesmen Mandiri dan Prioritas PIEPTN

Unram Bersama KPK Sosialisasikan HasilAsesmen Mandiri dan Prioritas PIEPTN

Mataram (Suara NTB) – Sehubungan dengan terbentuknya Tim Penguatan Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi (PIEPTN) Unram gelar pertemuan Sosialisasi Hasil Asesmen Mandiri dan Penentuan Area Prioritas PIEPTN di Lingkungan Univeritas Mataram (Unram) serta Diskusi dan Pendampingan Penyusunan Rencana Aksi PIEPTN bersama Tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) secara luring bertempat di Ruang Sidang Rektor dan daring melalui Zoom meeting pada Kamis, 4 Juli 2024.

Unram sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang berkomitmen dalam upaya pencegahan korupsi menyambut hangat kehadiran Tim KPK dan antusiasme dari seluruh peserta yang hadir. Ketua PIEPTN Unram, Abdullah Zainuddin, S.T., M.T. dalam sambutannya memaparkan komitmen Unram dalam pengendalian gratifikasi di lingkungan akademis.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat zona integritas yang ada di Unram, kita sudah sudah ada tim di Unram untuk menjalankan zona integritas di 9 fakultas, nantinya dapat berkolaborasi saling menguatkan sehingga sesuai dengan harapan KPK terbangun integritas yang baik di ekosistem perguruan tinggi, sehingga akan membias ke luaran perguruan tinggi dan mahasiswanya juga ikut berintegritas,” ujarnya sebagai perwakilan dari civitas akademika unram.

Kegiatan ini juga memberikan platform bagi peserta untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam mencegah dan mengendalikan praktik-praktik yang merugikan integritas akademis. Kegiatan ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dalam menjaga integritas dan transparansi dalam setiap aspek kehidupan kampus.

Tim KPK mengapresiasi komitmen Unram dalam pencegahan gratifikasi di lingkungan kampus dan berharap potensi terjadinya korupsi dapat terus dicegah. KPK ingin membersamai perguruan tinggi negeri agar potensi terjadinya korupsi di perguruan tinggi bisa dimitigasi dan dicegah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan untuk langkah-langkah nyata dalam membangun budaya akademis yang bebas dari praktik korupsi di masa depan.

“Kolaborasi dan sinergi Unram dan KPK diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya untuk mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan integritas dan pengendalian gratifikasi di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia,” pungkas Abdullah Zainuddin. (ron)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -



Most Popular

Recent Comments