Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa mencatat sebanyak 54 bidang tanah masyarakat akan terdampak rencana pembangunan saluran irigasi Bendungan Beringin Sila dengan panjang saluran mencapai 4,26 kilometer.
“Persiapan data kita sudah lengkap termasuk data lahan masyarakat dan di tanggal 11 September mulai kita sosialisasikan ke masyarakat terkait rencana pembangunan tersebut,” Kata Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, kepada Suara NTB, Senin, 8 September 2025.
Ia melanjutkan, pemerintah daerah di proses tersebut hanya bertugas di tahap perencanaan dan persiapan salah satunya pendataan tanah masyarakat yang terdampak. Sementara untuk pembebasan lahan dan pembiayaan bersumber dari APBN melalui dana loan (pinjaman) dari luar negeri.
“Output dari kegiatan pemerintah daerah yakni penetapan terhadap lokasi. Di tahap selanjutnya data tersebut akan diserahkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi untuk pembebasan,” ucapnya.
Ia menyebutkan, jika jaringan irigasi sepanjang 4,26 kilometer tersebut terpenuhi maka diperkirakan akan mampu mengaliri sawah 500-600 hektare. Apalagi debit air untuk Bendungan Beringin Sila mencapai 4.500 meter kubik sehingga sangat mungkin untuk penambahan jaringan irigasi.
“Debit air kita cukup besar, sehingga kami secara bertahap akan mengusulkan tambahan jaringan irigasi dalam mendukung program pemerintah kaitannya dengan pangan, air, dan energi,” ujarnya.
Ia berharap kepada masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan saluran irigasi ini, baik itu pemilik lahan maupun masyarakat secara umum. Apalagi, keberadaan saluran irigasi ini akan memberikan manfaat yang sangat besar kepada masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.
“Adanya jaringan irigasi ini tentu akan meningkatkan produksi hasil pertanian. Kalau biasanya hanya satu kali tanam bisa menjadi dua sampai tiga kali dalam mendukung program swasembada pangan,” pungkasnya. (ils)

