Rabu, April 15, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMFokus Perbaikan Irigasi Pertanian

Fokus Perbaikan Irigasi Pertanian

PEMERINTAH Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, memprioritaskan pembangunan dan revitalisasi saluran irigasi pertanian dalam usulan Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM). Usulan tersebut dinilai mendesak karena kondisi saluran irigasi selama ini belum mampu mengalirkan air secara optimal dan kerap dikeluhkan oleh petani.

Lurah Pejarakan Karya, Mulhakim, mengatakan pada MPBM tahun ini yang direncanakan terealisasi pada 2027, pihaknya sangat berharap adanya perbaikan dan normalisasi jaringan irigasi. Hal ini mengingat kondisi saluran yang ada saat ini memiliki struktur dan volume yang tidak merata.

“Kami berharap irigasi tersebut bisa dinormalisasi supaya para petani lebih mudah mendapatkan air,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, usulan tersebut menjadi prioritas utama karena saluran irigasi tidak hanya dimanfaatkan oleh petani di Kelurahan Pejarakan Karya, tetapi juga mengaliri wilayah Kelurahan Kebon Sari dan Pejeruk. Dengan cakupan layanan yang lebih luas, kondisi saluran yang tidak optimal berdampak pada produktivitas pertanian di beberapa wilayah sekaligus.

Selain tidak maksimal dalam menyalurkan air, kondisi fisik saluran yang tidak seragam juga kerap memicu persoalan lain. Lebar saluran yang berbeda-beda menyebabkan aliran air tidak stabil, bahkan sering meluap saat debit air meningkat di musim hujan.

“Dari segi fisik, lebarnya tidak merata sehingga ketika debit air tinggi sering terjadi luapan. Ini yang menjadi keluhan para petani,” jelasnya.

Mulhakim menuturkan, pada awal pembangunan, kondisi saluran irigasi masih tergolong baik dan berfungsi normal. Namun seiring waktu, terjadi perubahan pada struktur saluran yang semakin menyempit di bagian hilir.

“Dulu dari ujung ke ujung ukurannya besar, tapi sekarang semakin ke hilir semakin kecil, seperti mengerucut. Di hulu lebar, di ujungnya menyempit. Itu yang kami usulkan untuk diperbaiki,” katanya.

Selain revitalisasi irigasi, Kelurahan Pejarakan Karya juga mengusulkan penambahan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah lingkungan. Beberapa kawasan permukiman, seperti di Lingkungan Ampenan dan Monjok Telaga Mas, masih dinilai minim pencahayaan sehingga berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.

Di sektor kesehatan, pengadaan sarana dan prasarana posyandu juga menjadi usulan tambahan dalam MPBM. Namun demikian, pihak kelurahan tidak sepenuhnya bergantung pada realisasi program tersebut dan telah menyiapkan anggaran cadangan.

“Posyandu juga menjadi prioritas, tetapi kami menyiapkan dana saving sendiri, karena kalau menunggu realisasi MPBM belum tentu disetujui,” pungkasnya.

Dengan sejumlah usulan tersebut, Pemerintah Kelurahan Pejarakan Karya berharap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pertanian, infrastruktur, dan kesehatan, dapat terpenuhi secara bertahap melalui program pembangunan daerah. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO