BerandaNTBLOMBOK BARATDPRD Lobar Segera Panggil OPD, Klarifikasi NIP Guru PPPK Paruh Waktu Belum...

DPRD Lobar Segera Panggil OPD, Klarifikasi NIP Guru PPPK Paruh Waktu Belum Terbit

Giri Menang (Suara NTB) – Belasan guru di Lombok Barat (Lobar) masih belum jelas nasibnya, karena hingga saat ini NIP PPPK Paruh Waktu dari Kemenpan RB tak kunjung terbit. Mereka pun menemui kalangan DPRD Lobar meminta difasilitasi kejelasan masalah ini ke pihak OPD terkait. Pihak DPRD pun menindaklanjuti dengan segera memanggil OPD untuk meminta klarifikasi.

Angota DPRD Lobar, M. Munip yang dikonfirmasi media mengatakan, pihaknya menerima 12 guru yang mempertanyakan kejelasan NIP sebagai PPPK Paruh Waktu. “Jadi mereka ini NIP-nya belum keluar, itu yang disampaikan. Nanti kami tindak lanjuti,” tegasnya, Senin (4/5/2026).

Munip mengatakana, permasalahan NIP mereka belum keluar, karena dalam penginputan persyaratan beberapa waktu lalu, ada yang tidak sesuai atau matching di dalam sistem.

Misalnya guru itu merupakan guru bahasa Inggris, tetapi dalam sistem tertulis sebagai guru kelas. Hal itu menyebabkan NIP-nya tidak keluar. Pihaknya pun beberapa waktu lalu sudah mengontak BKD Lobar, terkait persoalan ini. Penjelasan dari BKD bahwa, pihak BKD telah meminta proses remapping atau pemetaan ulang. “Jadi BKD sudah bersurat ke BKN, dan Menpan RB untuk minta rekomendasi diberikan remapping,” imbuhnya.

Pihak Dewan pun segera memanggil kepala BKD Lobar dan Dikbud Lobar untuk meminta penjelasan soal ini. Pihaknya mendorong agar NIP para guru PPPK paruh waktu Lobar ini segera tuntas. Sebab bagaimana pun saat ini mereka masih mengajar.

Sementara itu, Kepala BKD dan PSDM Lobar, Baiq Mustika Dwi Adni mengaku terdapat 38 orang yang belum keluar NIP PPPK Paruh Waktu. Terkait tindak lanjut PPPK paruh waktu yang belum keluar NIP tersebut, pihaknya sudah mendapatkan surat jawaban resmi dari BKN.

“Terkait hal ini, kita sudah ada jawaban dari BKN. Kita diarahkan ke Kemenpan, dan kita tindak lanjuti surat dari BKN itu ke Menpan,” kata dia.

Langkah ini diharapkan segera ditindaklanjuti dan dijawab oleh Kemenpan RB. Pihaknya pun tengah menunggu proses dari Kemenpan RB. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO