BerandaNTBLOMBOK TENGAHJelang MTQ NTB, Dishub Lombok Tengah Fokus Benahi PJU Kota Praya

Jelang MTQ NTB, Dishub Lombok Tengah Fokus Benahi PJU Kota Praya

Praya (Suara NTB) – Persiapan jelang pelaksanaan Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi NTB di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus dilakukan pemerintah daerah setempat. Selain penataan venue utama, Pemkab Loteng saat ini juga mulai membenahi fasiiitas penunjang lainnya.

Salah satu yang sedang dilakukan yakni perbaikan dan pembenahan fasilitas Penerang Jalan Umum (PJU) di wilayah Kota Praya, dengan fokus pembenahan di area-area sekitar venue MTQ. Terutama di kawasan sekitar Masjid Agung Loteng dan jalan menuju venue MTQ lainnya.

Selain melakukan penggantian lampu atau perbaikan jaringan listrik di sejumlah titik PJU yang sudah mati, Dishub Loteng juga melakukan penambahan titik PJU baru di wilayah yang dinilai masih butuh tambahan PJU.

“Pembenahan PJU ini dilakukan untuk memastikan area sekitar venue MTQ maupun jalan menuju venue MTQ menjadi terang,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng Baiq Yanti Wiradarma kepada awak media di kantor Bupati Loteng, Senin (4/5/2026).

Ia mengatakan, pembenahan dan perbaikan PJU akan dilakukan selama sebulan ke depan hingga jelang gelaran MTQ NTB. Dengan fokus utama saat ini diwilayah Kota Praya. Mengingat cukup banyak titik PJU diwilayah Praya dan area sekitar venue MTQ yang kondisinya mati atau sudah tidak optimal. Sehingga butuh dilakukan pergantian.

Proses pergantian PJU sendiri nyatanya mudah. Ada memang yang cukup dilakukan pergantian lampu saja. Tapi ada juga yang butuh perbaikan jaringan. Pasalnya, banyak PJU yang mati bukan semata-mata karena lampunya yang tidak berfungsi. Tapi karena jaringan listriknya yang terganggu. Sehingga mau tidak jaringan listriknya harus dibongkar.

Hal ini yang terkadang jadi kendala di lapangan yang membuat proses perbaikan PJU di satu titik bisa berlangsung lama. “Ya kalau hanya lampunya saja yang mati, tinggal kita ganti. Ini terkadang bukan lampunya yang mati, tapi jaringan listrik yang bermasalah. Jadi harus bongkar ulang jariangan listriknya,” sebutnya.

Lebih lanjut Baiq Yanti menjelaskan, untuk wilayah Praya sejauh ini sudah ada sekitar 35 titik PJU yang ditangani. Pihaknya pun akan terus menyisir titik-titik PJU lainnya yang diwilayah Praya. Termasuk di area sekitar venue utama disekitar kantor Bupati Loteng. Sehingga untuk penanganan PJU di wilayah lain di luar Praya, sementara waktu ini belum bisa dilakukan.

“Kita mau saja menangani PJU di luar Kota Praya. Tapi karena keterbatasan fasilitas dan tenaga, maka kita fokus sementara dulu di wilayah Kota Praya,” tegasnya. (kir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO