BerandaBIMARusak Puluhan Tahun, Pemerintah Belum Perbaiki Jalan Nangapria–Karampi

Rusak Puluhan Tahun, Pemerintah Belum Perbaiki Jalan Nangapria–Karampi

Bima (Suara NTB) – Jalan Lintas Nangapria–Karampi di Langgudu Selatan, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, kondisi rusak parah sejak puluhan tahun. Akses jalan ini belum ditangani oleh pemerintah padahal merupakan satu-satunya jalan bagi masyarakat.
“Di Jalan Lintas Nangapria-Karampi, Langgudu Selatan, Kecamatan Langgudu, kami tidak hanya melewati jalan rusak, tapi juga melewati hari-hari penuh perjuangan,” ujar salah satu warga, Zulkiflin, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menuturkan, kondisi jalan kian memburuk saat musim hujan. Badan jalan berubah menjadi lumpur, menyebabkan kendaraan kerap terjebak dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Kerusakan ini berdampak langsung pada warga,terutama akses pendidikan terganggu karena anak-anak harus menempuh jalan berisiko. Sementara distribusi hasil pertanian terhambat. “Anak-anak pergi sekolah dengan penuh risiko, para petani membawa hasil panen dengan susah payah,” ujarnya.

Masyarakat sebenarnya kata dia, tidak menuntut fasilitas berlebih, melainkan meminta pemerintah memperbaiki akses dasar yang layak terutama infrastruktur jalan.

Camat Langgudu, Syaikhu, SH., M.Si., membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut ruas jalan di Langgudu Selatan mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.

“Perlu kami sampaikan jalan tersebut di wilayah Langgudu Selatan sangat memprihatinkan dan saat ini rusak berat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/5).

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menjalankan aktifitas sehari-hari. Kerusakan jalan ini telah berlangsung lama tanpa ada perbaikan dari pemerintah. “Sudah 20 tahunan kondisi jalan itu rusak berat. Tidak ada perbaikan yang signifikan, harus demo dulu baru mau rencana aspal perbaikan,” ungkapnya.

Meski rencana perbaikan kerap disampaikan dalam berbagai periode pemerintahan, realisasi belum terlihat hingga saat ini. Pihaknya berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera menangani ruas tersebut, mengingat fungsinya sebagai akses utama masyarakat. “Pemerintah Kecamatan berharap agar serius menangani jalan besar ini,” pungkasnya. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO