PEMERINTAH Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, menyampaikan sejumlah usulan prioritas hasil Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPMB) sebagai bagian dari perencanaan pembangunan tahun 2027.
Dalam forum tersebut, masyarakat mengusulkan tiga program utama, yakni penataan Jalan Alena Via, penataan lapangan umum sepak bola Babakan–Turida, serta pengembangan kawasan Wisata Geong Siu.
Lurah Babakan, Muhammad Agus, menjelaskan penataan Jalan Alena Via menjadi prioritas utama karena merupakan akses vital yang menghubungkan empat lingkungan. Kondisi jalan yang semrawut, ditambah dengan saluran irigasi yang banyak mengalami kerusakan, dinilai mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
“Perbaikan jalan akan dibarengi dengan penataan saluran drainase agar aliran air lebih lancar. Ini akan dilakukan secara bertahap melalui dukungan aspirasi DPRD maupun program pemerintah,” ujarnya, Rabu (6/5).
Selain persoalan infrastruktur, Agus menyoroti keberadaan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sepanjang ruas jalan tersebut yang kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Penataan tidak hanya difokuskan pada fisik jalan, tetapi juga pada penertiban aktivitas ekonomi agar lebih tertib dan tidak mengganggu lalu lintas.
Sebagai solusi, pemerintah kelurahan merencanakan relokasi lapak UMKM ke kawasan Wisata Geong Siu. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus destinasi wisata lokal.
“Kami ingin menjadikan Geong Siu sebagai pusat UMKM yang lebih representatif dan tertata. Dengan begitu, aktivitas ekonomi tetap berjalan, tetapi tidak mengganggu pengguna jalan,” jelasnya.
Pengembangan Wisata Geong Siu juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Penataan kawasan ini nantinya akan mencakup perbaikan fasilitas pendukung, penataan ruang, hingga penguatan konsep wisata berbasis masyarakat.
Sementara itu, untuk penataan lapangan sepak bola Babakan–Turida, pemerintah merencanakan pembangunan tribun penonton guna meningkatkan kenyamanan dan kapasitas fasilitas olahraga tersebut. Lapangan ini selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan kegiatan sosial masyarakat.
“Lapangan ini sering digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertandingan sepak bola hingga acara kemasyarakatan. Dengan adanya tribun, diharapkan fasilitas ini bisa lebih representatif,” tambah Agus.
Pembangunan tribun tersebut akan diupayakan melalui dana aspirasi atau pokok pikiran (pokir) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram.
Agus berharap seluruh usulan prioritas tersebut dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah tahun 2027. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di wilayah Kelurahan Babakan. (pan)

