BerandaBIMATiga Tahun Rusak Parah, Jembatan Konca Langgudu Belum Diperbaiki

Tiga Tahun Rusak Parah, Jembatan Konca Langgudu Belum Diperbaiki

Bima (Suara NTB) – Pemerintah semestinya harus membuka mata terhadap infrastruktur di daerah. Pasalnya, jembatan Konca Langgudu belum diperbaiki. Padahal, akses jalan masyarakat itu, telah tiga tahun rusak.

Camat Langgudu, Syaikhu, SH., M.Si., mengatakan kondisi jembatan amblas sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Kewenangan perbaikan jembatan yang berada di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima menjadi ranah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Akan tetapi, belum juga diperbaiki. “Sudah tiga tahunan tidak diperhatikan oleh Pemprov NTB. Akibat amblasnya sebagian jembatan ini, masyarakat pengguna jalan memilih jalur jalan di Desa Plasma milik desa,” ujarnya, Kamis (7/5).

Masyarakat terpaksa menggunakan jalan alternatif. Saat hujan, kondisi jalan menjadi licin, berlubang, dan sulit dilalui kendaraan. Dampaknya, mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil pertanian ikut terganggu.

Jembatan Konca berada di ruas Karumbu–Wilamaci dan menjadi akses penghubung wilayah Desa Wilamaci, Kecamatan Monta menuju Kecamatan Karumbu hingga Kecamatan Sape. Jembatan itu memiliki bentangan sekitar 20 meter dengan lebar enam meter.

Menurut Syaikhu, kerusakan jembatan membuat seluruh arus kendaraan dialihkan ke jalan desa. Akibat beban lalu lintas yang meningkat, kondisi jalan alternatif semakin parah. “Dampaknya ketika jembatan Konca itu amblas adalah jalan di Desa Plasma milik desa yang dilalui oleh berbagai jenis kendaraan semakin parah,” katanya.

Kondisi tersebut juga memicu protes warga. Masyarakat beberapa kali melakukan aksi demonstrasi hingga penutupan jalan, karena kesal jembatan belum juga diperbaiki. “Masyarakat tidak terima sehingga berulang kali didemo dan dipalang oleh warga,” sebutnya.

Kerusakan jembatan dipicu gerakan tanah dan banjir yang terjadi hampir setiap tahun. Tingginya intensitas kendaraan yang melintas juga mempercepat kerusakan struktur jembatan.

Syaikhu mengaku sebelumnya sempat ada rencana perbaikan. Namun, proyek tersebut batal dilaksanakan dan dialihkan ke lokasi lain. “Awalnya mau dikerjakan akan tetapi tidak jadi dikerjakan tapi dipindahkan ke Jembatan Doro O’o,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku telah mendapat kepastian dari Dinas PUPR Provinsi NTB, bahwa Jembatan Konca akan menjadi prioritas penanganan tahun 2026 ini. “Sudah ada pernyataan dari Kabid Bina Marga PUPR Provinsi NTB akan dikerjakan tahun ini dan mendapatkan prioritas utama ketika saya menghadap beliau di ruang kerjanya baru-baru ini,” katanya.

Ia berharap perbaikan segera direalisasikan mengingat Kecamatan Langgudu yang merupakan wilayah produktif dengan potensi pertanian dan perikanan yang besar. “Kita berharap agar infrastruktur jalan dan jembatan milik Pemprov di Kecamatan Langgudu ini segera diperbaiki tahun ini. Jangan ditunda lagi karena Kecamatan Langgudu wilayah yang produktif terutama hasil pertanian dan perikanan yang luar biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Perencanaan Teknis Jalan Dinas PUPR Perkim NTB, Dana Indra Praja, menyebut masih ada dua jembatan di Bima yang belum tertangani, salah satunya adalah Jembatan Konca di Kecamatan Langgudu yang rusak sejak 2022.

Jembatan Konca diprioritaskan untuk diperbaiki karena kerusakannya sudah berlangsung lama. Kebutuhan anggaran penanganan diperkirakan mencapai sekitar Rp15 miliar. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO