BerandaNTBKOTA MATARAMEnam Posyandu Kekurangan Fasilitas

Enam Posyandu Kekurangan Fasilitas

PEMERINTAH Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, mengusulkan sejumlah kebutuhan prioritas melalui Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) untuk perencanaan tahun 2027. Usulan tersebut meliputi pengadaan sarana dan prasarana posyandu, armada pengangkut sampah, hingga perbaikan drainase di sejumlah lingkungan.

Minimnya fasilitas posyandu menjadi salah satu perhatian utama pemerintah kelurahan. Dari enam titik posyandu yang tersebar di wilayah Mataram Barat, sebagian besar belum memiliki meja dan kursi yang layak digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Lurah Mataram Barat, Sunarti, mengatakan kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena pelayanan posyandu masih menggunakan fasilitas seadanya. Bahkan, beberapa meja yang digunakan merupakan bantuan dari kepala lingkungan dan kini kondisinya sudah rusak akibat usia pemakaian.

“Ada memang mejanya dari pak kepala lingkungan, tapi sudah tidak layak dan rusak, tidak bisa digunakan karena lapuk,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, keterbatasan fasilitas tersebut berdampak langsung terhadap kenyamanan pelayanan bagi ibu hamil, balita, maupun kader posyandu. Karena itu, pengadaan meja dan kursi menjadi salah satu usulan prioritas yang diharapkan dapat direalisasikan pemerintah kota.

Sunarti menyebutkan, kondisi paling memprihatinkan terjadi di Posyandu Lingkungan Karang Medain Utara. Saat kegiatan pelayanan berlangsung, kader posyandu dan warga terpaksa duduk di lantai karena tidak tersedia kursi maupun meja yang memadai.

“Kondisi di Karang Medain Utara memang paling memprihatinkan. Saat pelayanan, petugas dan warga banyak yang duduk di lantai karena fasilitas sangat terbatas,” katanya.

Ia berharap peningkatan sarana posyandu dapat menunjang kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pelayanan kesehatan ibu dan anak yang rutin dilaksanakan setiap bulan.

Selain fasilitas posyandu, Pemerintah Kelurahan Mataram Barat juga mengusulkan pengadaan armada roda tiga untuk mendukung operasional pengangkutan sampah di lingkungan warga. Selama ini, armada roda tiga yang digunakan untuk pengangkutan sampah sudah mengalami kerusakan dan tidak dapat difungsikan lagi.

Di sektor infrastruktur, pihak kelurahan juga mengusulkan perbaikan drainase di Lingkungan Gomong dan Karang Medain Utara. Kedua wilayah tersebut selama ini kerap mengalami genangan saat hujan deras akibat saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.

Menurut Sunarti, penyebab utama genangan di Karang Medain Utara karena terdapat saluran drainase yang terputus, sedangkan di Lingkungan Gomong kapasitas saluran dinilai terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah hulu.

Ia menambahkan, usulan perbaikan drainase tersebut telah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram agar dapat masuk dalam program pembangunan tahun 2027.

Pemerintah kelurahan berharap seluruh usulan prioritas tersebut dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kenyamanan masyarakat di wilayah Mataram Barat. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO