BerandaNTBDOMPUDewan Minta Lokasi Puskesmas Madaprama Ditinjau

Dewan Minta Lokasi Puskesmas Madaprama Ditinjau

Dompu (Suara NTB) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Dompu, meminta pemerintah daerah meninjau ulang rencana menempatkan puskesmas baru di ujung barat Desa Madaprama, Kecamatan Woja. Puskesmas sebagai pusat layanan kesehatan dasar masyarakat harus memperhatikan keterjangkauan dengan warga yang dilayani.

“Kalau berada di ujung barat Desa Madaprama, jangankan warga di desa lain, warga di Desa Madaprama saja akan sulit menjangkau. Karena ini puskesmas yang akan melayani warga dari beberapa desa seharusnya ditempatkan pada posisi yang mudah dijangkau oleh semua,” ungkap Suharlin, ST., Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Dompu di kantornya, Senin (18/5) kemarin.

Suharlin juga berharap, Pemda Dompu dapat berkoordinasi dengan DPRD dalam menjalankan pembangunan di daerah. Kendati anggaran pembangunan tersebut bersumber dari pemerintah pusat. “Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, pertimbangan – pertimbangan dari DPRD juga perlu diperhatikan. Karena DPRD ini representasi dari rakyat di pemerintahan,” katanya.

Pembangunan puskesmas ini,Suharli lebih setuju ditempatkan pada lahan pertanian di Desa Bara ketimbang membangun sekolah rakyat. Sekolah rakyat bagus ditempatkan di Nusajaya seperti rencana awal. “Sekolah rakyat cocok di pinggiran seperti Manggelewa. Anak sekolah tidak butuh mobilitas tinggi, karena mereka diasramakan. Beda dengan puskesmas yang membutuhkan mobilitas tinggi dan keterjangkauan oleh warga,” ungkapnya.

Ketua Komisi III DPRD Dompu, H Muhammad Ikhsan, S.Sos., pada kesempatan yang sama sependapat dengan Suharlin terkait rencana lokasi pembangunan puskesmas baru di wilayah Kecamatan Woja. Kehadiran puskesmas ini untuk mendekatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat, sehingga posisinya juga harus dipertimbangkan secara bijak. “Puskesmas ini hadir untuk mendekatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Jangan sampai karena salah menempatkan, sehingga menimbulkan penyesalan yang berkepanjangan,” ingatnya. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO