Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat melalui program KSB Maju Layanan Sosial. Salah satu bentuk dukungan dengan memberikan insentif bagi marbot masjid serta guru ngaji.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda KSB, H. Burhanuddin mengatakan, untuk insentif marbot masjid pada program KSB Maju Layanan Sosial sementara ini masih difokuskan bagi marbot di delapan kecamatan serta marbot kelurahan yang berada di Kecamatan Taliwang. “Ini menjawab pertanyaan sejumlah pihak. Jadi kami sampaikan sementara ini untuk marbot masjid Kecamatan dan kelurahan saja,” terangnya.
Selain bagi marbot, Pemda KSB juga tetap memberikan perhatian kepada para guru ngaji mulai dari tingkat dusun hingga kabupaten. Program insentif tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam membina pendidikan keagamaan masyarakat.
Terkait persyaratan penerima insentif guru ngaji dikatakan Burhanuddin, terdapat sedikit perubahan. Ia menjelaskan mulai tahun ini perhitungan jumlah insentifnya didasari dengan jumlah santri. Guru ngaji dengan jumlah murid minimal 16 orang akan mendapatkan insentif sebesar Rp250 ribu per bulan. Apabila jumlah murid mencapai 26 orang, maka insentif yang diterima sebesar Rp500 ribu per bulan dan akan terus meningkat sesuai jumlah murid yang dibina. “Nanti dihitung kelipatannya. Dari 16 naik 26 dan seterusnya. Makin banyak santrinya, maka bertambah pula insentifnya,” papar Burhanuddin.
Untuk guru mengaji ini, dikatakan Burhanuddin tidak dibatasi kuotanya. Guru mengaji di dusun-dusun, kampung hingga levelnya kabupaten dapat mengakses untuk mendapat insentif program Kartu KSB Maju tersebut. “Maka itu mulai dari tingkat kabupaten hingga RT, agar segera mengusulkan nama-nama guru ngaji di tempatnya agar dapat memperoleh manfaat dari program tersebut,” sarannya seraya menyampaikan penyaluran dana insentif bagi marbot dan guru ngaji itu sudah benar-benar terintegrasi dalam sistem digitalisasi Program Kartu KSB Maju.
“Marbot dan guru ngaji yang dapat insentif, dananya otomatis masuk ke rekening Kartu KSB Maju milik mereka. Jadi tidak perlu lagi ngantre di bank. Mereka bisa mengecek dan mencairkannya lewat ATM saja,” sambung Burhanuddin.
Burhanuddin menyampaikan, program ini diharapkan dapat semakin memotivasi para penggiat keagamaan di Kabupaten Sumbawa Barat, dalam memberikan pelayanan dan pendidikan keagamaan kepada masyarakat.(bug)

