BerandaNTBSUMBAWA BARATPemulangan Tiara Salwa, Keluarga Siapkan Uang Tebusan

Pemulangan Tiara Salwa, Keluarga Siapkan Uang Tebusan


Taliwang (Suara NTB) – Keluarga Tiara Salwa, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), yang minta dipulangkan dari Libya saat ini telah menyediakan dana untuk seluruh kebutuhan biaya pemulangan.


“Anggarannya sudah disiapkan oleh pihak keluarga dan siap dikirimkan kapan pun begitu ada perintah dari KBRI Libya,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi, Jumat (29/5).


Sementara ini, pihak keluarga masih menunggu hitungan final berapa biaya yang dibutuhkan untuk seluruh proses pemulangan Tiara Salwa. Slamet mengatakan, dari informasi awal yang diperoleh, dibutuhkan sekitar Rp104 juta-Rp111 juta. Dana itu diantaranya untuk membayar denda seperti denda over stay, exit visa, kemudian denda izin tinggal, termasuk juga uang tebusan kepada majikan Tiara Salwa di Libya.


“Dana sampai ratusan juta itu juga sudah termasuk biaya tiket pemulangan Tiara Salwa sampai ke Indonesia. Finalnya berapa biayanya kita tunggu hitungan KBRI Libya, karena harus disesuaikan dulu dengan hitungan kurs terbaru,” urai Slamet.


Menurut Slamet, kondisi Tiara Salwa sementara ini tetap dalam keadaan sehat. Setelah berhasil mengamankan diri ke KBRI Libya, warga Kecamatan Brang Rea itu dapat berkomunikasi langsung dengan pihak keluarganya. “Jadi kondisinya aman, sehat dan siap dipulangkan kapan pun,” katanya.


Slamet selanjutnya menyampaikan, terkait agensi yang memberangkatkan Tiara Salwa. Ia mengungkapkan, pasca tidak dapat menyanggupi biaya dan proses pemulangan, pihak keluarga telah melaporkannya ke aparat penegak hukum. “Untuk proses hukumnya kami tidak tahu sejauh mana progresnya. Yang jelas sudah dilaporkan ke polisi,” tegasnya.


Sebagai informasi, Tiara Salwa sebelumnya sempat viral setelah videonya meminta dipulangkan dari Libya beredar luas di sosial media awal tahun ini. Ia bersama beberapa rekannya sesama PMI dalam video tersebut mengaku telah dibohongi oleh agensi yang memberangkatkannya, karena awalnya dijanjikan bekerja ke negara Turki. Faktanya, mereka dikirim ke Libya.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO