BerandaNTBLOMBOK TIMURTerkendala Kapasitas Gedung, Penerimaan Siswa Baru SRMA 38 Menurun

Terkendala Kapasitas Gedung, Penerimaan Siswa Baru SRMA 38 Menurun

Selong (Suara NTB) – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 38 di Sakra, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), akan memulai penerimaan siswa baru pada Juni 2026. Namun jumlah siswa yang direkrut tahun ini menurun drastis dari 125 menjadi hanya 90 orang.


Penurunan tersebut disebabkan keterbatasan kapasitas gedung yang ditempati SRMA 38 saat ini. Bangunan tersebut merupakan eks Akademi Keperawatan milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlokasi di Sakra.


“Kami hanya mampu menampung 90 siswa tahun ini,” ujar Waka Kesiswaan SRMA 38, Heru Hermansyah, Kamis (4/6/2026).


Meski jumlah penerimaan menurun, proses rekrutmen tetap menggunakan metode yang sama seperti tahun sebelumnya. Berbeda dengan sekolah umum yang menerapkan seleksi, SRMA 38 menggunakan istilah “peninjauan” terhadap calon siswa.


Target utama sekolah ini adalah warga kurang mampu, putus sekolah, serta masuk dalam desil 1 dan 2 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional. Calon siswa yang terpilih wajib bersedia tinggal di asrama.


Heru mengakui, dari 125 siswa tahun lalu, tidak sedikit yang memilih keluar karena tidak betah. “Harapan kami, 90 siswa baru nanti benar-benar serius ingin belajar,” tegasnya.


Pemerintah tengah merencanakan relokasi dan pengintegrasian seluruh sekolah rakyat (SD, SMP, SMA) dalam satu lokasi. Lahan seluas 6 hektare di Jerowaru sudah dibebaskan sebagai lokasi baru.


SRMA 38 menerapkan sistem boarding school mirip pondok pesantren. Siswa bangun sebelum subuh dan beraktivitas penuh sepanjang hari. Penanaman nilai-nilai keagamaan ditekankan untuk membentuk karakter.


Selain pendidikan formal, siswa mendapat pelatihan vokasi bekerja sama dengan Balai Vokasi dan Produktivitas di Lenek. English club juga telah dikembangkan, bahkan muncul usulan untuk menghadirkan program bahasa Jepang mengingat banyak siswa berminat ke Jepang.
“Tujuan didirikan sekolah rakyat adalah menyelamatkan masyarakat di bawah garis kemiskinan,” demikian kata Heru. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO