Taliwang (Suara NTB) – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dua siswa terbaik berhasil lolos sebagai calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kedua siswa tersebut adalah Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, siswa SMAN 1 Taliwang dan Wira Kamandaka Wibawa, siswa SMAN 1 Poto Tano. Keduanya kini bersaing dalam tahapan seleksi nasional untuk memperebutkan posisi sebagai anggota Paskibraka yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) KSB, Syaifullah mengatakan bahwa keberhasilan dua siswa tersebut menembus seleksi tingkat provinsi menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. “Dua wakil kita lolos untuk ikut seleksi Paskibraka pusat. Keduanya laki-laki dari SMA Negeri 1 Taliwang dan SMA Negeri 1 Poto Tano,” ujarnya, Senin (8/6).
Menurut Syaifullah, Provinsi NTB mengirimkan enam peserta ke tahap seleksi nasional yang terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan. Dari jumlah tersebut nantinya akan dipilih satu pasang, yakni satu laki-laki dan satu perempuan, untuk mewakili NTB sebagai anggota Paskibraka tingkat pusat. “Harapan kita salah satunya bisa lolos. Kalau lolos maka kita mempertahankan tren setiap tahun mengirimkan perwakilan ke nasional,” katanya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah provinsi belum menyampaikan jadwal resmi pelaksanaan seleksi lanjutan. Namun, proses seleksi diperkirakan berlangsung pada Juni 2026 di Jakarta.
Sebelum mengikuti tahapan tersebut, para peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau medical check-up (MCU) beberapa minggu lalu. Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu syarat yang disampaikan ke panitia pusat sebagai bagian dari proses seleksi. “Sementara, baru dilakukan pemeriksaan kesehatan lengkap beberapa minggu kemarin atau MCU. Pengumuman hasil MCU dibawakan ke pusat. Pelaksanaan kegiatan seleksi di Jakarta,” papar Syaifullah.
Pemerintah KSB berharap salah satu dari dua putra terbaik daerah tersebut, mampu menembus seleksi akhir dan mengharumkan nama KSB serta NTB di tingkat nasional. Keberhasilan itu sekaligus menjadi bukti konsistensi daerah dalam mencetak generasi muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.(bug)


