BerandaNTBLOMBOK TIMURSMKN 2 Selong Lebih Selektif Terima Murid Baru agar Lulus Tidak Jadi...

SMKN 2 Selong Lebih Selektif Terima Murid Baru agar Lulus Tidak Jadi Pengangguran

Selong (Suara NTB) – Memasuki tahun ajaran 2026/2027, SMK Negeri 2 Selong resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan target kuota sebanyak 612 siswa. Jumlah tersebut terbagi dalam 17 kelas, di mana setiap kelas akan diisi oleh 36 orang siswa. Momentum penerimaan murid baru ini, coba selektif.


Kepala SMKN 2 Selong, H Sahlan, menjawab Suara NTB, Kamis (18/6/2026), menegaskan ia menyiapkan strategi komprehensif untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan tidak menganggur. Sejak awal penerimaan, pihak sekolah akan mengidentifikasi minat siswa, apakah ingin melanjutkan kuliah atau langsung bekerja.


Para pendidik di SMKN 2 Selonge memberikan pelajaran sesuai dengan kebutuhan siswanya. Masing-masomh siswa akan diberikan perlakuan berbeda. “Bagi yang ingin bekerja, kami perkuat kerja sama dengan industri, hadirkan guru tamu dari dunia kerja, dan sinkronkan kurikulum dengan industri,” terang Sahlan.


Selain itu, penguatan peran Bursa Kerja Khusus (BKK) sekolah juga menjadi fokus utama. “BKK akan terus aktif mencari peluang kerja dan menginformasikannya kepada siswa, serta memfasilitasi industri yang ingin melakukan rekrutmen langsung di sekolah,” pungkasnya.
Kepala SMKN 2 Selong berharap dapat melahirkan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri.


Lebih jauh, H. Sahkan mengungkapkan bahwa sekolahnya menyediakan 11 kompetensi keahlian yang cukup beragam untuk menampung minat dan bakat para calon siswa. Jurusan yang tersedia meliputi Perhotelan, Usaha Perjalanan Wisata, Manajemen Perkantoran, Manajemen Logistik, Akuntansi, Layanan Perbankan, Bisnis Retail, Bisnis Daring, Kuliner, Busana, dan Kecantikan.


“Untuk sementara ini, jurusan yang paling diminati oleh para pendaftar adalah Bisnis Retail,” ujar H Sahlan saat diwawancara viral telepon, Kamis (18/6). Ketertarikan pada jurusan ini tidak lepas dari adanya program unggulan ‘Kelas Industri’ yang bekerja sama langsung dengan Alfamart. “Di kelas ini, semua siswa yang lulus akan langsung diterima bekerja oleh pihak Alfamart. Bahkan, proses seleksi untuk siswa di kelas ini pun dilaksanakan langsung oleh tim dari Alfamart,” tambahnya.


Proses pendaftaran di SMK N 2 Selong tahun ini dilaksanakan secara daring (online). Para calon siswa diminta untuk membuat akun sendiri dan mengisi link yang telah disiapkan oleh panitia. Bagi siswa yang mengalami kendala atau kesulitan dalam pendaftaran online, pihak sekolah menyediakan layanan bantuan di lokasi. “Mereka bisa datang ke sekolah dan akan dibantu oleh panitia SPMB untuk mengisi formulir pendaftaran,” jelas H Sahlan.


Sekolah membuka tiga jalur penerimaan dengan kuota dan jadwal yang berbeda. Pertama, Jalur Afirmasi (15%): Ditujukan bagi siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan mempertimbangkan jarak tempat tinggal. Pendaftaran dibuka pada tanggal 2 hingga 4 Juni 2026.


Kedua, Jalur Zonasi (10%): Seleksi dilakukan berdasarkan jarak alamat siswa dengan sekolah. Pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 20, 22, dan 23 Juni 2026.


Ketiga, Jalur Prestasi (75%): Kuota terbesar ini membuka peluang lebih luas bagi siswa. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor (prestasi akademik) maupun prestasi non-akademik. Pendaftaran untuk jalur ini berlangsung pada tanggal 1 hingga 3 Juli 2026.


Melihat kuota yang sangat besar, H Sahlan memberikan arahan kepada para calon siswa baru untuk lebih memprioritaskan pendaftaran melalui jalur prestasi. “Peluang untuk diterima di jalur prestasi jauh lebih besar karena kuotanya mencapai 75% dari total 612 siswa, dibandingkan jalur zonasi yang hanya 10%. Kami mengimbau agar siswa memanfaatkan jalur ini,” sarannya. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO