BerandaNTBLOMBOK BARATTingkatkan Peran Orang Tua, SMKN 1 Gerung Jadi Pusat Kegiatan GATI dan...

Tingkatkan Peran Orang Tua, SMKN 1 Gerung Jadi Pusat Kegiatan GATI dan Gemar BKKBN NTB

Giri Menang (Suara NTB) – SMKN 1 Gerung Lombok Barat ditunjuk menjadi lokasi Kegiatan GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) dan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar) yang diadakan secara serentak di seluruh sekolah oleh BKKBN NTB berkolaborasi dengan Dikpora NTB pada Sabtu (20/6/2026). Dalam kegiatan ini, orang tua khususnya ayah dilibatkan untuk mengambil langsung raport siswa di sekolah tersebut.

Melalui kegiatan ini, orang tua terutama ayah diharapkan hadir dan terlibat aktif dalam pengasuhan serta proses pendidikan anak-anaknya. Hadir pada kegiatan ini, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN NTB Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si., dan jajaran bersama Kepala SMKN 1 Gerung Hj. Erni Zuhara,M.Pd., dan pihak Dikes KB Lobar.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil BKKBN NTB Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si., mengatakan, sejak menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, pihaknya melihat salah satu permasalahan yang perlu dipecahkan bersama. Permasalahan itu kata dia, adalah semakin berkurangnya peran ayah dalam melakukan pengasuhan kepada anaknya baik berusia remaja maupun anak-anak usia masih balita.

“Dasar data memang menunjukkan itu, sekitar 37 persen remaja kita itu merasakan ketidak hadiran ayah dalam perkembangan,dalam pertumbuhan mereka,” terang Kepala BKKBN NTB ini.

Diakui, angka ini cukup tinggi. Itu artinya, 37 persen remaja Indonesia termasuk di NTB merasakan ayah tidak hadir dalam kehidupan dan tumbuh kembang mereka.

Oleh karena itu, pihak menggalakkan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia. Melalui gerakan ini, pihaknya mengingatkan kembali keluarga-keluarga di Indonesia termasuk di NTB untuk meningkat kepedulian dan peran serta ayah dalam pengasuhan anak-anak mereka. Salah satu bentuk gerakan ayah teladan Indonesia itu kata dia adalah gerakan ayah mengambil rapor. “Alhamdulillah kita untuk di NTB, gerakan ayah mengambil raport ini dipusatkan di SMKN 1 Gerung,” jelasnya.

Penunjukan SMKN 1 Gerung sebagai pusat kegiatan ini, dinilainya sekolah itu telah banyak kontribusi dan kegiatan terkait dengan penyiapan sumber daya manusia ke depan. Gerakan ini pun masif dilakukan se-Indonesia, termasuk di NTB secara serentak di semua SMK/SMA sederajat. Menurutnya, gerakan ini terlihat sederhana, tetapi tidak sekadar mengambil raport tapi meningkatkan kepedulian ayah pada aspek-aspek kehidupan yang lain.

“Dimulai dari mengambil rapor tentu ini meningkatkan komunikasi antara ayah dengan anak, meningkatkan curhat anak kepada ayah sehingga anak merasa betul-betul kehadiran ayah,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala SMKN 1 Gerung Hj Erni Zuhara, M.Pd., mengatakan dalam perspektif pendidikan pihaknya berupaya terus menerus dan intensif untuk melibatkan orang tua dalam proses pendidikan anak-anaknya.

“Jadi kami berupaya menghadirkan orang tua di sekolah, terutama pada kegiatan-kegiatan sekolah lainya,” ujarnya.

Pihaknya melibatkan orang tua pada beberapa kegiatan siswa, misalnya ketika siswa mengadakan gelar karya.

Orang tua tua siswa dilibatkan supaya mereka memahami dan mengetahui apa yang dilakukan anak-anaknya di sekolah dan karya-karya apa yang telah mereka buat di sekolah. Sehingga muncul kebanggaan orang tua, dan diharapkan terus terjalin komunikasi positif antara anak dan orang tua.

Sejauh ini partisipasi orang tua dalam proses pendidikan anaknya di sekolah itu berjalan baik, bahkan orang tua pada gelar karya dilayani oleh anak-anaknya di sekolah.

“Misalnya untuk jurusan perhotelan dan kuliner, karya anak dihidangkan kepada orang tuaya atau di jurusan tatabusana, orang tua menggunakan karya anaknya dan diperagakan dihadapan semua guru, teman siswanya dan orang tua yang lain,” imbuhnya.

Pada kegiatan Gerakan Ayah mengambil rapor ini diikuti oleh 300 lebih orang tua. Jumlah siswa yang menerima rapor tahun ini sebanyak 396 orang siswa untuk semua kelas.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penduduk dan Pengendalian Penduduk pada Dikes PPKB Lobar Mustilkar menambahkan, pihaknya mengapresiasi kegiatan ini yang menjadi langkah pertama dalam meningkatkan peran orang dalam proses pendidikan anaknya.

Ke depan pihaknya berharap petugas PKB di masing-masing daerah binaannya untuk menghadirkan ayah mengambil raport anaknya ke sekolah. “Kegiatan untuk ketahanan keluarga ini sudah banyak kami lakukan, baik pembinaan kelompok tingkat tinggi desa, dan lainnya, mudahan-mudahan kita bisa lebih masifkan lagi,” imbuhnya. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO