Giri Menang (Suara NTB) – Transaksi Deposito Pemkab Lombok Barat (Lobar) sepanjang tahun 2025 cukup tinggi dengan angka mencapai Rp300 miliar. Dari deposito yang disimpan di bank daerah tersebut, bunga yang diperoleh Pemkab tahun 2025 menembus Rp8,8 miliar.
Demikian jawaban Asisten III Setda Lobar, H. Fauzan Husniadi mewakili Bupati Lobar dalam rapat paripurna dengan agenda jawaban kepala daerah terhadap LKPJ kepala daerah tahun 2025, menjawab pertanyaan perihal pengelolaan aset yang terkait pengelolaan deposito.
Fauzan menerangkan, Pemkab Lobar melakukan dua kali transaksi deposito sepanjang tahun 2025 dengan total nilai Rp300 miliar. “Transaksi pertama senilai Rp200 miliar pada bulan April 2025. Transaksi kedua pada Agustus 2025 sebesar Rp100 miliar sesuai Surat Keputusan Bupati tentang Penempatan Uang Daerah dalam Rekening Deposito Pemerintah Kabupaten Lombok Barat,” terang Fauzan, Senin (22/6/2026).
Seluruh dana deposito tersebut kemudian dicairkan kembali pada bulan Desember 2025 dengan total pendapatan bunga yang berhasil diperoleh selama masa investasi sebesar Rp8.850 juta lebih. Lebih lanjut, ia menjawab terkait peningkatan saldo kewajiban daerah. Fraksi dewan meminta dijabarkan secara rinci komponen utang atau kewajiban apa saja yang mengalami kenaikan tersebut.
Mengenai skema penanganan dan jadwal penyelesaian kewajiban ini agar tidak mengganggu likuiditas keuangan daerah. Fauzan menerangkan, komponen kewajiban yang mengalami kenaikan di antaranya, tambahan penghasilan guru senilai Rp26,8 miliar lebih yang tidak bisa dibayarkan pada akhir tahun 2025 disebabkan transfer dari pusat terealisasi pada tanggal 30 Desember 2025. “Namun sudah dilakukan pembayaran pada bulan Februari 2026,” urainya.
Jasa Pelayanan dan Belanja operasional pada Badan Layanan Umum Daerah senilai Rp41,1 miliar lebih yang sudah terbayarkan pada triwulan kedua tahun 2026. Selanjutnya, utang belanja bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada desa mengalami peningkatan senilai Rp6,4 miliar lebih dan sudah terbayarkan pada bulan Maret 2026. (her)

