BerandaNTBSUMBAWA BARATMinim Peminat, Dua Desa di Brang Rea Belum Bentuk Panitia Pilkades

Minim Peminat, Dua Desa di Brang Rea Belum Bentuk Panitia Pilkades

Taliwang (Suara NTB) – Dua desa di Kecamatan Brang Rea hingga kini belum membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Padahal tahapan pilkades serentak akan mulai bergulir terhitung bulan Juli mendatang.

Camat Brang Rea, Parwin mengungkapkan, dua desa yang belum membentuk panitia pilkades itu adalah Desa Seminar Salit dan Desa Moteng. “Kalau desa lainnya yang menggelar pilkades sudah terbentuk panitianya. Hanya Seminar Salit dan Moteng saja yang belum ini,” ungkapnya kepada  wartawan, Rabu (24/6).

Parwin mengaku belum mengetahui persis alasan warga di dua desa tersebut, enggan menjadi panitia pilkades. Namun, bercermin pada pengalaman-pengalam sebelumnya bahwa hal-hal klasik sebagai pemicunya.

Ia menjelaskan, umumnya ada tiga alasan mendasar warga tidak mau menjadi panitia pilkades. Pertama, menghindari resiko konflik sosial. Kedua, menghindari tanggung jawab hukum yang kemungkinan timbul dalam penyelengaraan pilkades. Ketiga, beban waktu yang dianggap tidak sesuai dengan nilai honor didapatkan sebagai panitia.

“Dan kalau kami lihat alasan ketiga paling menjadi alasan utama warga di desa itu tidak mau jadi panitia pilkades,” ujar Parwin.

Guna mengatasi kebuntuan di dua desa tersebut, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Pihaknya kata Parwin, telah mengarahkan BPD melaporkan hal tersebut ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), untuk mendapatkan arahan dan solusi. “Memang ada solusi alternatif. Tapi setidaknya kita cari cara yang sesuai aturan dulu. Makanya, BPD kedua desa kami minta bersurat ke kami untuk dilanjutkan ke DPMD,” ujarnya.

Ia menyampaikan, untuk pembentukan panitia pilkades di dua desa itu masih ada waktu cukup. Parwin memperkirakan, jika BPD desa dapat menggelar musyawarah desa khusus (Musdes) pemilihan panitia pilkades akhir bulan ini, maka masih bisa terkejar sebelum memasuki tahapan resmi pilkades serentak. “Tahapan resmi Pilkades kalau tidak salah pertengahan Juli. Jadi masih ada waktu,” tukasnya.

Parwin mengungkap terkait eskalasi politik di tengah masyarakat desa yang akan menggelar Pilkades di wilayahnya. Menurut dia, sejauh ini kondisi masyarakat tetap kondusif dan terkendali. Sebagai informasi di Kecamatan Brang Rea, terdapat lima desa yang akan menggelar pilkades. Diantaranya, Desa Tepas Sepakat,  Seminar Salit, Lamuntet, Moteng dan Rarak Ronges.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO