BerandaNTBSUMBAWA BARAT38 Unit Armada Pengangkut Sampah akan Diserahkan ke Kelurahan

38 Unit Armada Pengangkut Sampah akan Diserahkan ke Kelurahan


Taliwang (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), segera menyalurkan 38 unit armada pengangkut sampah roda tiga kepada tujuh kelurahan.

Kepala KSB, Aku Nur Rahmadin, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelesaikan proses administrasi pengalihan aset sebelum armada diserahkan kepada masing-masing kelurahan.
“Tossa ini pemeliharaannya, operatornya, dan operasionalnya akan menjadi tanggung jawab kelurahan. Kami hanya melakukan pengadaan, kemudian asetnya akan segera kami mutasikan ke tujuh kelurahan,” terangnya, Jumat (26/6).

Ia menjelaskan, total armada yang disiapkan sebanyak 38 unit, menyesuaikan jumlah lingkungan yang tersebar di seluruh kelurahan di Kecamatan Taliwang. Menurutnya, setelah seluruh proses administrasi selesai, armada pengangkut tersebut dapat langsung dimanfaatkan untuk mengangkut sampah rumah tangga, sehingga pelayanan kebersihan di lingkungan warga menjadi lebih optimal.
“Kami segera menuntaskan prosedur pengalihan asetnya, agar armada ini bisa segera dimanfaatkan mengangkut sampah warga,” ujarnya.

Rahmadin menjelaskan, pengadaan armada roda tiga ini merupakan bagian dari strategi jangka pendek pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah. Saat ini, sistem pengelolaan sampah masih menggunakan metode angkut dan buang, sehingga membutuhkan dukungan sarana pengangkut yang memadai.
Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan langkah jangka panjang,agar persoalan sampah dapat diselesaikan dari sumbernya. Rahmadin mengungkap, setiap rumah tangga nantinya mampu mengelola sampah secara mandiri, sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir semakin berkurang.

Sementara untuk jangka menengah, pemerintah desa dan kelurahan didorong memiliki sistem pengelolaan sampah secara mandiri di wilayah masing-masing.
“Pengadaan armada sampah roda tiga ini adalah bentuk pelaksanaan rencana jangka pendek kami dalam mengatasi persoalan sampah. Kedepan, kami berharap masyarakat dan pemerintah desa maupun kelurahan dapat bersama-sama membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO