Dompu (Suara NTB) – Pelaksanaan lima Proyek Strategis Daerah (PSD) Kabupaten Dompu hingga kini belum memasuki tahap tender. Proses pengadaan masih dipersiapkan, termasuk dua paket pekerjaan di RSUD Dompu yang saat ini sedang dipersiapkan untuk diumumkan.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Dompu, Suparman, ST., saat dikonfirmasi, Jumat (26/6) membenarkan bahwa kelima proyek strategis tersebut belum ditender.
“Untuk paket di RSUD saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk diumumkan. Secara umum, proyek strategis daerah tahun 2026 memang belum masuk proses tender,” ujarnya.
Lima proyek strategis daerah yang dimaksud meliputi pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Puja Sera) atau Food Court Kota Dompu di lokasi eks SDN 19 Dompu atau depan Polres Dompu dengan pagu anggaran Rp2,1 miliar. Kemudian pembangunan Food Court Kota Dompu di Jalan Gajah Mada senilai Rp1,3 miliar dan pengadaan 57 unit rombong dengan anggaran Rp570 juta.
Sementara di sektor kesehatan terdapat dua paket pekerjaan, yakni rehabilitasi ruang Cytotoxic Drug Safety Cabinet (CDSC) atau ruang pencampuran obat kemoterapi di RSUD Dompu senilai Rp1,7 miliar serta rehabilitasi ruang Cath Lab (Laboratorium Kateterisasi) senilai Rp2,5 miliar.
Menurut Suparman, proses pengadaan untuk masing-masing paket tetap mengikuti tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, sebelum diumumkan dan masuk proses tender, seluruh dokumen persiapan harus dinyatakan lengkap.
Pemkab Dompu menargetkan seluruh proyek strategis tersebut, dapat segera memasuki tahapan pemilihan penyedia, sehingga pelaksanaan fisik dapat dilakukan sesuai jadwal yang telah direncanakan dalam tahun anggaran 2026. (ula)

