BerandaNTBLOMBOK BARATRealisasi Program Rp1 Miliar Per Desa di Lobar Masih Rendah 

Realisasi Program Rp1 Miliar Per Desa di Lobar Masih Rendah 

Giri Menang (Suara NTB) – Program Rp1 miliar per desa Pemkab Lombok Barat (Lobar) yang telah dianggarkan, hingga pertengahan tahun 2026 ini belum terlaksana di tingkat bawah atau desa. Bahkan, menurut catatan Pemkab, progres realiasasi program secara umum baru 28 persen, termasuk di dalamnya ada program Rp1 miliar per desa.

Dalam pelaksanaan program Rp1 miliar per desa ini ada yang melalui proses lelang dan Penunjukkan Langsung (PL). Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun didorong untuk mempercepat proses eksekusi program ini.

Kepala Desa Sembung H. Ali Abdul Syahid, S.Adm., mengatakan, sejauh ini program Rp1 miliar per desa belum ada terealisasi di desa. “Di desa kami juga belum,” aku Ali, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, Desa Sembung mendapatkan bantuan mebel untuk dua lembaga pendidikan. Ditambah lagi, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit dan itu diperoleh sebelum Dipa keluar. Ia mengaku aneh, desanya mendapatkan pembangunan kandang ternak, sementara ternaknya ada di desa lain.

Sementara itu, Kepala Bapperida Lobar, Deny Arief Nugroho mengatakan, bedasarkan capaian anggaran baru 28 persen. “Berdasarkan indikator kinerja (anggaran dan fisik) baru menerima program itu sebesar 28 persen, ini makanya kami terus dorong agar triwulan II (pertengahan bulan Juli) mulai dilaksanakan, nanti kami terus kawal progresnya,” sebut dia. Capaian 28 persen ini merupakan akumulasi secara umum seluruh program OPD, termasuk program 1 Miliar per desa.

Pihaknya tengah menyusun dashboard capaian bulanan, sehingga masing-masing OPD bisa melaporkan progres bulanan bukan per triwulan. Untuk menggenjot progres program ini agar cepat terealisasi pun sudah ditekankan pada Rapim oleh Bupati. Saat ini OPD masih dalam proses persiapan pelaksanaan tender.

Pihaknya pun terus mendorong OPD untuk melakukan upaya percepatan pelaksanaan program ini. “Kalau capaian PAD sudah bagus, cuma realisasi belanja yang perlu didorong seluruh OPD,” pungkasnya. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO