Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan penanganan ruas jalan yang berada di depan RSUD Sering segera dikerjakan. Berdasarkan jadwal pelaksanaan paling telat minggu ketiga bulan Juli.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Satker jalan provinsi dan kami berharap minggu ketiga bulan Juli ini sudah mulai dilakukan. Karena kendala di lapangan sudah tidak ada lagi,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, kepada Suara NTB, Kamis (16/7).
Suharmaji melanjutkan, pembangunan terhadap ruas jalan tersebut nantinya memiliki dua lajur. Pohon yang berada di tengah saat ini nantinya akan tetap menjadi median jalan. Selain itu, persoalan drainase juga menjadi atensi karena selama ini menjadi masalah.
“Panjang jalan tersebut hanya sekitar 462 meter dan akan dibangun dua lajur. Kami juga akan tetap mempertahankan pohon yang ada saat ini menjadi median jalan,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penataan terhadap lapak-lapak yang berada di sekitar lokasi. Pemerintah berhatap pekerjaan tersebut bisa tuntas di bulan Oktober mendatang. Karena yang dikhawatirkan pengerjaan jalan tersebut bertepatan dengan musim penghujan.
“Perkiraan kita lebar saluran tersebut sekitar 0,8 centimeter dengan kedalaman tertentu dan akan disesuaikan dengan kondisi jalan yang akan ditangani pemerintah nantinya,” ujarnya.
Suharmaji meyakinkan, berdasarkan hasil komunikasi terakhir penanganan terhadap ruas jalan tersebut akan mulai ditangani bulan Ini (Juli, red). Pihaknya juga berharap agar pengguna jalan tidak memaksakan diri melewati jalan tersebut selama proses pekerjaan karena akan menggangu pelaksanaan nantinya.
“Kami berharap masyarakat bisa mengambil jalur lain selama pekerjaan proyek jalan tersebut. Sehingga pekerjaannya bisa segera tuntas dan masyarakat tidak lagi terganggu,” tambahnya.
Seraya menambahkan, khusus badan jalan nantinya akan dinaikkan menjadi 80 centimeter dengan panjang ruas jalan sekitar 350 meter dari kondisi jalan yang eksis saat ini. Hal ini akan disesuaikan dengan posisi rumah sakit sehingga ruas jalan tersebut tidak lagi tergenang yang mengakibatkan ruas jalan tersebut cepat rusak.

