PEMERINTAH Kelurahan Karang Pule mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 juta untuk setiap lingkungan guna membangun tempat dedoro. Hingga saat ini, sebanyak 25 unit tempat dedoro telah dibangun di tujuh lingkungan yang berada di wilayah Kelurahan Karang Pule.
Lurah Karang Pule, Arizkiwan Mardjun, mengatakan anggaran pembangunan tempat dedoro pada tahun ini diberikan sebesar Rp5 juta untuk masing-masing lingkungan. Dana tersebut digunakan untuk membangun tempat dedoro berbahan gumbleng.
“Setiap lingkungan mendapat anggaran Rp5 juta. Berapa unit yang dibangun disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing lingkungan,” ujarnya, Senin (3/8).
Menurut Arizkiwan, setiap lingkungan diberikan keleluasaan untuk memanfaatkan anggaran tersebut sesuai kreativitas masing-masing karena desain dan model tempat dedoro tidak sama. Oleh sebab itu, pemerintah kelurahan tidak menetapkan jumlah unit yang harus dibangun di setiap lingkungan.
Meski demikian, pemerintah kelurahan menargetkan setiap lingkungan memiliki sekitar 20 titik tempat dedoro. Namun, target tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan lahan di masing-masing wilayah.
“Target kami, kalau memungkinkan, dari tujuh lingkungan itu masing-masing memiliki 20 titik. Namun, kami juga melihat kondisi di lapangan karena ada beberapa lingkungan yang memiliki keterbatasan lahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila target 20 titik tidak dapat dipenuhi, pembangunan tempat dedoro akan dimaksimalkan secara realistis sesuai kondisi di lapangan. Lingkungan yang memiliki lahan lebih luas akan diupayakan membangun lebih banyak tempat dedoro, sedangkan lingkungan yang padat penduduk akan menyesuaikan dengan ketersediaan lahan.
“Ada lingkungan yang bisa mencapai 20 titik, tetapi ada juga yang hanya lima titik karena wilayahnya padat penduduk,” katanya.
Hingga saat ini, pembangunan tempat dedoro paling banyak dilakukan di Lingkungan Perumahan Kekalik karena didukung ketersediaan lahan yang memadai. Sebaliknya, di kawasan kampus, seperti Lingkungan Pandan Mas Timur dan Pandan Mas Barat, jumlah tempat dedoro yang dibangun masih relatif sedikit akibat keterbatasan lahan.
Pemerintah Kelurahan Karang Pule berharap pembangunan tempat dedoro dapat terus ditingkatkan secara bertahap pada tahun-tahun mendatang. Selain memperkuat penataan lingkungan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan di setiap wilayah. (pan)

