Mataram (Suara NTB) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram mulai melaksanakan program pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pada tahap awal, sebanyak 26 unit rumah akan ditangani, terdiri atas 15 unit yang dibangun kembali karena mengalami kerusakan berat dan 11 unit yang direnovasi karena struktur bangunannya masih layak.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu agar lebih sehat, aman, dan layak huni, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Mataram.
Ketua Baznas Kota Mataram, H. Djaswad, mengatakan program pemugaran RTLH pada 2026 ditargetkan menyasar 56 unit rumah warga kurang mampu. Jumlah tersebut terdiri atas 26 unit yang dibiayai Baznas Kota Mataram, 10 unit dari Baznas Provinsi NTB, dan 20 unit melalui APBD Provinsi NTB.
Meski demikian, jumlah penerima bantuan masih berpeluang bertambah apabila penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah tahun ini meningkat.
“Tidak menutup kemungkinan RTLH bisa bertambah kalau ada anggaran nanti,” ujarnya, Senin (3/8).
Djaswad menjelaskan, pelaksanaan program yang dibiayai Baznas Kota Mataram telah dimulai untuk 26 unit rumah, dengan rincian 19 unit berada di Kelurahan Karang Kemong dan tujuh unit di Kecamatan Ampenan. Dari jumlah tersebut, enam unit sudah mulai dikerjakan, sedangkan 20 unit lainnya masih dalam proses penyelesaian administrasi.
Ia menambahkan, dari total 26 unit tersebut, sebanyak 15 rumah dibangun kembali dari nol karena mengalami kerusakan berat. Sementara itu, 11 unit lainnya hanya direnovasi pada beberapa bagian karena kondisi struktur bangunan masih cukup kokoh.
“Untuk program bangun baru, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp25 juta per unit, sedangkan untuk renovasi masing-masing sebesar Rp20 juta per unit,” katanya.
Selain program yang didanai Baznas Kota Mataram, Pemerintah Provinsi NTB juga mengalokasikan bantuan pemugaran untuk 30 unit RTLH dengan nilai rata-rata Rp25 juta per unit. Penetapan penerima bantuan telah melalui proses validasi berdasarkan data by name by address.
Dengan alokasi tersebut, total anggaran bantuan RTLH dari Pemerintah Provinsi NTB untuk Kota Mataram mencapai sekitar Rp750 juta.
Program pemugaran RTLH itu ditargetkan rampung pada akhir 2026. Mantan Sekretaris Daerah Kota Mataram tersebut mengatakan, jumlah bantuan RTLH dari Pemerintah Provinsi NTB tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 25 unit. Penambahan kuota itu diberikan karena Kota Mataram dinilai berhasil melaksanakan program secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Keberhasilan tersebut telah dibuktikan melalui verifikasi lapangan yang dilakukan langsung oleh tim Pemerintah Provinsi NTB.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, Baznas Kota Mataram pada 2025 menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi NTB atas pelaporan dan pelaksanaan program pemugaran RTLH. (pan)

