BerandaNTBKOTA MATARAMCegah Penyebaran HIV, Ketua DPRD Mataram Dorong Deteksi Dini dan Penguatan Edukasi

Cegah Penyebaran HIV, Ketua DPRD Mataram Dorong Deteksi Dini dan Penguatan Edukasi

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, S.Sos., meminta Pemkot Mataram memperkuat upaya pencegahan penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui edukasi, sosialisasi, serta deteksi dini. Menurutnya, langkah antisipatif perlu dilakukan karena penyebaran penyakit tersebut sulit diprediksi dan dapat berdampak luas apabila tidak ditangani sejak awal.

Malik mengatakan HIV merupakan persoalan kesehatan yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, masyarakat perlu diberikan pemahaman yang memadai mengenai bahaya penyakit tersebut melalui berbagai saluran, baik media massa maupun sosialisasi yang dilakukan organisasi perangkat daerah terkait.

“Ini adalah penyakit yang kita tidak tahu datangnya dari mana. Karena itu perlu dilakukan antisipasi melalui sosialisasi, baik lewat media maupun perangkat-perangkat daerah, agar masyarakat memahami bahaya HIV,” ujarnya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Senin (3/8).

Ia menegaskan, seluruh elemen masyarakat di Kota Mataram harus bersama-sama menjaga dan mengantisipasi penyebaran HIV agar tidak menimbulkan penularan yang lebih luas. Menurutnya, sektor kesehatan memiliki peran penting dalam melakukan penyuluhan sekaligus pemeriksaan kepada kelompok yang berisiko.

Selain edukasi, politisi Partai Golkar ini menilai pendekatan kepada masyarakat juga harus terus diperkuat. Ia berharap upaya pencegahan dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai yang selama ini dijunjung Kota Mataram sebagai kota yang religius.

“HIV ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Meskipun seseorang mungkin tertular di daerah lain, ketika yang bersangkutan berdomisili di Kota Mataram, maka penanganannya tetap menjadi tanggung jawab kita,” ujar Malik.

Ia menambahkan, pemerintah perlu memperbanyak penyuluhan mengenai bahaya HIV agar jumlah kasus tidak terus meningkat. Menurutnya, langkah paling penting adalah melakukan deteksi sedini mungkin sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Harapan kami, jangan sampai kasus ini terus bertambah. Lakukan deteksi dini, lakukan pencegahan. Kalau memang sudah terjangkit, harus segera dilakukan penanganan dan pemulihan sesuai prosedur kesehatan,” tegasnya.

Orang nomor satu di DPRD Kota Mataram ini juga menekankan pentingnya pelaksanaan screening atau pemeriksaan kesehatan secara dini sebagai bagian dari strategi pencegahan. Dengan deteksi awal, pemerintah dapat memberikan pendampingan dan pengobatan lebih cepat sehingga risiko penularan dapat ditekan. (fit)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO