BerandaNTBKOTA MATARAMSejumlah Aksi Kriminal di Mataram Jadi Atensi Pemkot

Sejumlah Aksi Kriminal di Mataram Jadi Atensi Pemkot

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram memperketat patroli dan pengawasan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) menyusul sejumlah aksi kriminal yang terjadi dalam sebulan terakhir. Beberapa kasus yang terjadi di ruang publik bahkan sempat viral di media sosial sehingga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk menekan potensi tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pengawasan akan difokuskan pada sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga, terutama pada malam hari ketika intensitas keramaian masih cukup tinggi.

Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, mengatakan keamanan dan ketertiban merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Menurutnya, sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram harus mampu menghadirkan suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun wisatawan.

“Ini menjadi atensi bersama. Kita harus memiliki kesadaran bahwa kamtibmas sebagai sebuah kota merupakan investasi yang sangat berharga,” ujarnya, Selasa (4/8).

Mohan menilai berbagai pelanggaran hukum yang terjadi di ruang-ruang publik dan kemudian menjadi sorotan di media sosial berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap Kota Mataram. Apabila tidak segera diantisipasi, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat maupun pihak luar terhadap keamanan daerah.

Karena itu, pemerintah akan meningkatkan intensitas pengawasan di lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi masyarakat. Patroli tidak hanya bertujuan menindak pelaku pelanggaran hukum, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan sejak dini.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemkot Mataram menggandeng unsur TNI dan Polri dalam pelaksanaan patroli gabungan. Pengawasan akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik keramaian, kawasan publik, serta lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

“Kami akan memperketat pengawasan, baik secara langsung maupun tidak langsung,” tegas Mohan.

Meski meningkatkan pengawasan, Mohan memastikan kondisi keamanan di Kota Mataram hingga saat ini masih dalam keadaan kondusif dan tidak berada dalam situasi darurat. Menurutnya, langkah yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk antisipasi agar berbagai peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Ia menegaskan, kebijakan yang ditempuh lebih mengedepankan tindakan korektif, pengawasan berkala, serta upaya pencegahan daripada langkah-langkah represif. Dengan demikian, situasi keamanan di tengah masyarakat diharapkan tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas sosial maupun ekonomi warga.

Terkait kemungkinan pengetatan pengawasan di pintu-pintu masuk Kota Mataram, Mohan menilai kondisi keamanan secara umum masih terkendali sehingga belum diperlukan pemeriksaan secara khusus terhadap kendaraan maupun orang yang keluar masuk wilayah kota.

Di sisi lain, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Menurutnya, menciptakan situasi yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan dan pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Keamanan dan ketertiban merupakan investasi berharga bagi perkembangan Kota Mataram ke depan,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO