PEMERINTAH Kelurahan Abian Tubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, mencatat pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dilakukan agen di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 1.500 kepala keluarga (KK). Jumlah itu setara dengan lebih dari 50 persen dari sekitar 3.000 KK yang menjadi sasaran pendataan.
Lurah Abian Tubuh Baru, Adi Indrapratama, mengatakan capaian tersebut menunjukkan agen Perlinsos yang ditugaskan telah memenuhi target pendataan yang diberikan. Setiap agen memiliki target mendata sedikitnya 20 hingga 30 KK.
“Semua agen sudah menyelesaikan target pendataan, yakni 20 sampai 30 KK,” ujar Adi, Kamis (13/8).
Untuk mendukung pelaksanaan pendataan, Pemerintah Kelurahan Abian Tubuh Baru melibatkan sekitar 60 agen. Mereka terdiri atas 54 kader dan enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang bertugas di wilayah kelurahan tersebut.
Target pendataan tersebut, lanjutnya, ditetapkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses digitalisasi bantuan sosial (bansos) yang tengah dilakukan pemerintah.
Kota Mataram sendiri menjadi salah satu daerah yang ditunjuk Kementerian Sosial sebagai daerah percontohan dalam proses digitalisasi bansos. Karena itu, pendataan Perlinsos menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan data masyarakat yang menjadi sasaran program perlindungan sosial dapat diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Menurut Adi, capaian sekitar 1.500 KK tersebut merupakan hasil dari pendataan yang dilakukan para agen sesuai target masing-masing. Pemerintah kelurahan saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari Dinsos terkait cakupan pendataan berikutnya.
Ia mengatakan, apabila Dinsos Kota Mataram meminta pendataan diperluas hingga mencakup seluruh KK di Kelurahan Abian Tubuh Baru, pihak kelurahan siap melaksanakannya. Dengan demikian, pendataan tidak hanya berhenti pada target awal yang telah diberikan kepada agen.
“Tergantung Dinsos. Kalau semuanya menyeluruh sesuai jumlah KK, boleh-boleh saja,” katanya.
Adi menambahkan, pemerintah kelurahan pada prinsipnya siap mendukung kebutuhan pemutakhiran data tersebut. Terlebih, data yang akurat menjadi salah satu dasar dalam penyaluran program bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Dengan jumlah sekitar 3.000 KK, masih terdapat sekitar 1.500 KK yang belum masuk dalam capaian pendataan saat ini. Namun, pemerintah kelurahan tidak menutup kemungkinan pendataan akan terus dilanjutkan apabila terdapat instruksi tambahan dari Dinsos Kota Mataram.
Pemerintah kelurahan juga berharap proses pendataan yang dilakukan secara bertahap dapat menghasilkan basis data sosial yang lebih akurat. Data tersebut nantinya dapat menjadi rujukan pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan dan bantuan sosial di wilayah Abian Tubuh Baru. (pan)


