Selong (Suara NTB) – Memasuki musim puncak kunjungan wisatawan atau high season tahun 2026, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), semakin ramai dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman).
“Wisatawan ke Sembalun sekarang ini ramai, semua kamar hotel penuh,” ungkap Bupati Lotim, H. Haerul Warisin beberapa waktu lalu.
Bupati mengaku secara langsung sudah meninjau suasana di kawasan wisata tersebut dan menyaksikan sendiri antusiasme wisatawan asing yang memadati lokasi.
“Sembalun inilah pengunjungnya banyak. Begitu saya masuk lapangannya, saya tanya ke kepala desa, ‘Masyarakatnya mana, pak kades? Mereka besok mau ramai berobat enggak?’ Ini kan ramai tuh,” ujar Bupati Haerul saat meninjau kawasan wisata Sembalun.
Ia juga menceritakan pengalamannya berinteraksi langsung dengan para wisatawan asing yang memenuhi kawasan tersebut.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata disampaikan pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Mirayang, jumlah penginapan di Sembalun 142 unit. Jumlah kamar 849 unit dan jumlah tempat tidur mencapai 1.007 unit.
Sementara angka kunjungan ke Sembalun, pada tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok Timur mencapai 157.551 orang. Wisatawan mancanegara 51.406 orang dan wisatawan Nusantara 106.105 orang.
Memasuki 2026, pemerintah daerah menargetkan angka kunjungan meningkat menjadi 52.000 hingga 53.000 wisatawan seiring dengan berkembangnya sektor akomodasi. Hingga pertengahan tahun ini, capaian kunjungan sudah berada di kisaran 36.000 hingga 37.000 wisatawan.
Wisatawan asal Malaysia dan Prancis masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan asing ke Lombok Timur. Kedua negara tersebut dinilai memiliki ketertarikan tinggi terhadap wisata alam, pantai, hingga kawasan geopark yang dimiliki daerah itu. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing turut membawa berkah bagi sektor pariwisata, dengan peningkatan pengeluaran wisatawan atau spending mencapai 15 persen hingga 25 persen.
Meski demikian, berdasarkan data BPS NTB, wisatawan nusantara (wisnus) tetap menjadi motor penggerak utama pariwisata di NTB. Sepanjang Mei 2026, jumlah kunjungan wisnus ke NTB mencapai 1.332.393 orang, naik 10,49 persen dibandingkan April 2026. Kabupaten Lombok Timur mencatat pertumbuhan bulanan sebesar 21,81 persen dan pertumbuhan tahunan paling drastis mencapai 46,68 persen.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pun terus berupaya meningkatkan kenyamanan wisatawan dengan membenahi fasilitas pendukung, termasuk pemasangan penerangan jalan umum di jalur menuju destinasi wisata serta penguatan jaringan telekomunikasi. Berbagai acara internasional juga dirancang untuk menggenjot jumlah kunjungan wisman sepanjang tahun 2026. (rus)


