Praya (Suara NTB) – Berbagai produk lokal dari pelaku ekonomi kreatif di NTB bakal menjadi bagian dari Official Merchandise atau untuk ajang MotoGP Mandalika 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 mendatang.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) selaku penyelenggara lokal menjalin kerja sama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) NTB untuk penyiapan official merchandise ajang MotoGP Mandalika 2026. Dengan kesepakatan kolaborasi telah ditanda tangani pada akhir pekan kemarin.
Nantinya Gekrafs NTB selaku mitra akan menyiapkan produk-produk lokal yang bisa dijadikan official merchandise saat ajang MotoGP Mandalika 2026 berlangsung.
“Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi konsinyasi merchandise pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 lalu dan diharapkan bisa semakin membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di NTB melalui penyelenggaraan event internasional di The Mandalika,” sebut Direktur Utama MGPA Ananda Mikola, dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Kehadiran produk kreatif lokal tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ajang MotoGP Mandalika 2026. Bahwa ajang MotoGP Mandalika bukan hanya sekedar balapan saja. Namun, kehadirannya bisa membuka peluang bagi berbagai sektor di daerah ini untuk bertumbuh, termasuk sektor ekonomi kreatif.
“Melalui kerja sama dengan Gekrafs NTB ini, kami ingin memberikan ruang bagi karya kreatif lokal untuk hadir dalam pengalaman pengunjung ajang MotoGP. Sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas bagi produk kreatif lokal daerah ini,” sebutnya.
Ia menjelaskan, produk-produk yang akan dijual nanti tentu bukan produk sembarang. Produk-produk tersebut tetap harus terlebih dahulu melalui proses kurasi dan persetujuan desain. Sebelum kemudian dipasarkan sebagai official merchandise MotoGP Mandalika. Baik melalui Circuit Store di Sirkuit Mandalika maupun secara on line melalui kanal penjualan online yang dikelola oleh MGPA.
“Kehadiran produk kreatif NTB itu diharapkan dapat memberikan alternatif bagi pengunjung untuk membawa pulang produk lokal sebagai bagian dari pengalaman menikmati Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026,” imbuh Ketua DPW Gekrafs NTB, Yeyen Seprian Rachmat.
Menurutnya, penyelenggaraan ajang event internasional seperti MotoGP merupakan peluang yang berharga bagi pelaku ekonomi kreatif di NTB. Untuk bisa memperkenalkan karya-karyanya ke pasar global. Sekaligus menjadi pendorong semangat para pelaku kreatif untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.
“Ajang MotoGP Mandalika memberikan ruang bagi produk kreatif NTB untuk bertemu langsung dengan wisatawan dan penonton dari berbagai daerah hingga mancanegara,” tandasnya. (kir)


