BerandaNTBLOMBOK BARATAnggaran Penanganan Sekolah Ditambah, Wabup Umi Nurul Adha Prioritaskan Sektor Pendidikan Bangun...

Anggaran Penanganan Sekolah Ditambah, Wabup Umi Nurul Adha Prioritaskan Sektor Pendidikan Bangun IPM Lobar

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Pemerintah Kabpaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) dalam hal ini Wakil Bupati (Wabup) Lobar, Hj. Nurul Adha menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas yang ditangani pada APBD perubahan tahun ini. Wabup Umi Nurul memastikan anggaran penanganan sekolah-sekolah ditingkatkan baik untuk ruang kelas baru, rehabilitasi dan fasilitas lainnya di sekolah.


Hal itu disampaikan Wabup saat meninjau kondisi SMPN 2 Gerung, di sela-sela peluncuran gerakan menanam cabai di sekolah, Kamis (27/8/2026). Wabup didampingi Kadis Dikbud H Lalu Najamudin, Kepala SMKN 2 Gerung, Hj. Rohana meninjau kondisi ruang kelas dan mebeler di sekolah yang ada di pusat kota tersebut. Wabup juga menyalami siswa-siswi yang tengah duduk di halaman sekolah.

Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha didampingi Kepala Dinas Dikbud Lobar, H. Lalu Najamudin dan Kabid SMP serta kepala SMPN 2 Gerung menyalami siswa-siswi.(Suara NTB/her)


Wabup mengatakan bahwa selain infrastruktur jalan yang menjadi program strategis Pemkab untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Pihaknya juga memprioritaskan sentuhan pada sektor pendidikan. “Kami memprioritaskan pada penanganan sekolah-sekolah kita, kondisi sekolah yang butuh direhab, Kita rehabkan, yang butuh RKB dan MCK kita bangunkan,” kata Umi Nurul Adha, didampingi Kadis Dikbud H Lalu Najamudin dan Kabid SMP, M. Syarif Khalili.


Termasuk ia melihat SMPN 2 Gerung ini butuh penanganan furnitur maka tahun ini diberikan bantuan mebeler tersebut. Hasil pengamatannya di sekolah lain juga butuh MCK, karena sebelumnya belum maksimal mendapatkan sentuhan.
Pihaknya berupaya memenuhinya. Ia pun sudah meminta Kadis Dikbud untuk mendata agar bisa ditangani pada APBD perubahan ini. “Kalau tidak mencukupi nanti pada APBD murni tahun 2027 kami maksimalkan,” ujarnya.


Pihaknya berupaya untuk bisa menyentuh semua sekolah yang membutuhkan penanganan, terutama di daerah pelosok. Terkait beberapa program strategis ini, pihaknya sudah menyampaikan ke DPRD untuk mendapatkan dukungan. Tidak saja di sektor pendidikan, seperti penanganan sekolah-sekolah, tetapi juga infrastruktur jalan dan lainnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Lobar, H. Lalu Najamudin menambahkan, melihat infrastruktur sekolah memang butuh penanganan. “Kami sudah dipanggil oleh Bu Wabup agar pada anggaran perubahan (APBD-P) memang fokusnya ke pendidikan,” jelasnya.


Pihaknya pun telah keliling ke beberapa sekolah dan menemukan kekurangan mebel. Ada juga sekolah yang toiletnya kurang bagus dan memadai, karena rasio jumlah murid dengan dengan MCK kurang. “Dan itu kita prioritaskan,” imbuhnya.


Termasuk, ruang kelas baru (RKB). Kalau untuk RKB, pihaknya fokus pada perencanaan dulu tahun ini. Karena bicara ideal, perencanaan dulu dilakukan tahun ini baru tahun depan pada APBD murni untuk penanganan fisiknya. Hal ini juga untuk mengantisipasi keterlambatan pengerjaan fisik, karena membutuhkan waktu yang agak lama.


“Kita fokus pada perencanaan, pengadaan mebel, dan APE (alat peraga edukatif) untuk TK seperti yang disampaikan ibu wabup,” ujarnya.
Pihaknya pun sudah mendata sekolah-sekolah yang membutuhkan alat tersebut. Wabup memprioritaskan untuk penanganan kebutuhan tersebut. “Dukungan dari Bu Wabup sangat luar biasa,” ujarnya. Sektor pendidikan ini penting karena menyangkut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan layanan dasar bagi masyarakat. (her/*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO